Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

Sabtu, 09 Februari 2019

VENEZUELA VENEZUELA PRESIDENNYA - ORANG MADURA

VENEZUELA, VENEZUELA
Negara tidak besar, namun bebas merdeka
Di Amerika Selatan, menghadap laut Karibia
Ditengahnya mengalir sugai besar dan hutan rimba
diteluk indah tenang tergelar kota Maracaibo
gerbang masuknya:  dua tanjung dari dua sisi, diujung nyaris bertemu
layaknya ibu jari dan telunjuk membentuk lingkaran bercelah 
penjaga armada “the Pirates of Caribia” 
nimbrung masuk dan menjarah
begitulah sejarah.
Penduduk hanya tigapuluh lima juta jiwa, kurang lebihnya
Iklimnya kayak di Indonesia – lebih tipis hujannya
tapi maaf miskin budi daya apa saja, wong biasanya kaya raya
Bhumi kaya minyak,  lebih dari Saudi Arabia
seluruh kegiatan hajad hidup rakyatnya
ditakar dengan US dollar semata - celakanya juga harga untuk modal kerja
ROI 25 % untuk bank apasaja - juga Bank Central Negara untuk rakyatnya
warga biasa.... demi untuk mulai kerja mandiri, mulai dari bertani
sampai modal untuk babu cuci kerja diterima dirumah sendiri
hampir tak mampu dari sisa dari cicilan ROI
mending jadi babu cuci dirumah raja korupsi
sampai seluruh negeri tidak ada yang mandiri - kecuali derajad kuli
dari yang telanjang kaki sampai yang gagah berdasi - semua kuli
kerja untuk perusahaan Amerika - menguras minyak bhumi
bila ditinggal Amerika pergi.... 
ya ndak cukup makan seluruh negeri
dari  hasil bertani.?......bahkan tukang jahit yang mandiri. 
sudah tidak ada lagi - kan dulunya mending beli jadi
Begitulah,  jadi mangsa Adhidaya terutama ekonomi
Negara  Amerika – sebelum Mexico ditutup
Bak singa laut jadi mangsa beruang kutub.
Bagitulah kilah bangsa bangsa merdeka di dunia
Untuk terpana, menganga tidak bercuit apa apa – termasuk saya

begitulah nasib bangsa.
Ya segera sampai giliran kita……….
 Kalok kita sekarang ini  tidak kerja, kerja dan kerja……
 swasembada beras kedele dan ikan dari laut pantai kita
mendanakan secuil panennya kepada bangsa yang teraniaya
bikin keramba dan aquakultura, dipantai laut kita, 
piara udang  cumi  lobster dalam keramba 
dan segala kerapu "cantik" hibrida
dengan  pemuda pemudi kita, untuk pembangunan ekonomi Indonesia
sembilan  juta hektar rawa oleh pak jokowi sudah dimulai,
dicetak jadi sawah padi, 1500 ha rawa tahun sebelum ini
cepat dan berhasil di Kalteng dan Mesuji
 wong menelad bisikan para Wali
Sedang para muda usia sekarang sudah berjuta juta 
menjejali pasaran tenaga kerja
untung para Wali sudah meneladani, menggunakan rawa ini
melengkapi modal pertama generasi muda mudi
yang gampang di bangunkan dengan mekanisasi dan diakali sendiri, 
Pemberi modal pertama sebagai gantinya ilusi,
dari  ijasah asli, dari guru kencing berlari…….
Profesor diangkat lulusan SD zaman Dwifungsi
Menggalakkan reformasi hanya dengan ijazah  berlembar photocopi
Surat bersih diri tidak tersangkut G30S PKI
dari Kodim diperkuat Koramil, Babinsa siap meneliti 
Sampai dapat gilirannya
Korupsi. 
begitulah awal reformasi
semua partai sisa dwifungsi - 
tanpa pendidikan ideologi
Ningkring di DPR RI
 akan habis di pemilu nanti
pastikan

Mangsa setelah Mexico korban lebih tua, 
Dadaku sesak bermingu mingu , dengan nulis ini sudah agak plong, jadi saudara mudaku, modal pertama anda menghadapi EKONOMI DUNIA INI. berkat awasnya sang musisi kesayangan para wali, 
dikuras munyak mentahnya
Nyaris kering dan rakyatnya cari makan keutara – 
malah dipagar jeruji baja.
Hanya untuk mburuh panen jeruk dikebun  California, 
ngumpulin pupuk kandang di Texas sana……….
.masih keutara lagi
Mengambil alih perdagangan narcoba, coca dan ganja
Sampai ke gerbang timur sorga dunia  berbagi dengan perantauan China– 
dari San Fransico sampai ke Detroit – Seluruh Amerika utara.
Menjadikan China Barat dan kambrat Harliem Novanto nya
Mati tersedak,  makan eKTP Indonesia.
Kalok kita terlambat sedikit saja, ya…… dtelan semuanya 
apa saja. mereka Merdeka !!!

turun pada cak Nun yang ndak mau disebut Kiai -- maka kurang nanggapi, dikira “tandur” amal islami, 
Ternyata tandur sungguhan begitulah isyarat laduni---- e ndelallah 
kersaning Allah, kok sudah di mulai oleh pak Jokowi –meyampaikan modal pertama kepada anda anda kaum muda !!
disawah rawa di pantai tenang yang banyak sekali di Negara kita,
ini melulu untuk generasi muda, karena belum di telan para konglomerat hitam abu abu kuning merah yang sudah menelan proyek tambak udang windu dengan niat jahat menipu......... bank masuk BLBI puluhan triyun  
sehingga sekarang wahai kaum muda, 
anda sekalian bisa ikut tergetar bersemangat dalam upaya 
meneruskan program Negara untuk memodali anda 
dengan sisa asset negara rawa dan keramba apung ikan hibrida
Dan berdirilah, datang ke TPSBeri kesempatan pada penyedia modal petama anda, yang untungnya masih tersisa,  
MAFIA BANK SUDAH KETAHUAN  DALANGNYA - 
TIDAK ADA BLBI LAGI - Jadi bisa membagikan cukup sangu buat berdikari disawah rawa dan keramba pantai mana saja 
menyiapkan lingkungan  hunian sehat 
bekal anda sekluraga 
wahai kaum muda.
Sementara  mafia gula dengan ratusan ribu ha. lahannya, lupakan dulu transmigarasi perkebunan kelapa sawit yang di  anschluss konglomerat hitam kuning merah hijau dan abu abu ciptaan dwifungsi, 
LAMBAT ATAU CEPAT, PADA GILIRANNYA MEREKA BAKAL TERLINDAS REFORMASI. pada pemilu tahun ini. Asal anda aktip waspada.
Saya sudah 81 tahun, masih yakin bisa ikut panen kerapu hibrida “cantik” anda, yang diexport sekilo hidup 150 000 rupiah per kg., atau panen padi sawah rawa anda yang panennya bisa 6,5 ton gabah kering/ha,…….jangan kuwatir malaria dan parasit rawa – sekarang mudah diatasi – cintailah ikan nila, gabus, segala hidrida dari gurami,bawal air tawar, hatchery untuk hidridisasi akan segera dibangun dimana mana, 
nano technologi membantunya, 
yang bakal ada dilingkungan anda,  
Jangan kuwatir transportasi, sebab anda jadi pandu pelosok negeri,  
anda sekarang ada hovercaft  ada getek bambu campur gabus polistyrene 
berbaling baling kipas angin 
yang bisa meluncur di permukaan rawa bikin sendiri, 
Ada eskavator rawa, ada panel listrik tenaga surya, ada drone ada hp, computer dan interenet, merata 
wong rawanya dangkal, jadi eskavator telapak lebar bisa kerja disana---- 
Ada pesawat terbang air modern bermesin jet ndak perlu bikin bandara, 
Jalan aspal, percayalah dengan modal pertama yang diupayakan pak Jokowi  anda suka atau tidak suka kepadanya, atau melecehkan dia dengan uslub anda, 
Semua tetap disediakannya, tapi lahan ,keknologi, dan tekad ketrampilan anda sendiri selama kerja. 
Dan memiliki beserta  berkeluaraga bahagia disana. 
Ijazah ? anda belajar dari kerja, waktunya hanya singkat, tahun kerja mulai tahun ini. 
Ndak usah kuwatir dijadikan Venezuela Indonesia. Dan kami masih bisa bayar "beaya keamanannya" pada Preman dunia dan ...Bersama anda kaum muda,.......... sampai sama sama jadi adhidaya.
semoga Allah memberi ijabah bagi mereka yang mohon bimbinganNya dengan sungguh sungguh, amiin*)
,



0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More