Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

INDONESIA PUSAKA TANAH AIR KITA

Indonesia Tanah Air Beta, Pusaka Abadi nan Jaya, Indonesia tempatku mengabdikan ilmuku, tempat berlindung di hari Tua, Sampai akhir menutup mata

This is default featured post 2 title

My Family, keluargaku bersama mengarungi samudra kehidupan

This is default featured post 3 title

Bersama cucu di Bogor, santai dulu refreshing mind

This is default featured post 4 title

Olah raga Yoga baik untuk mind body and soul

This is default featured post 5 title

Tanah Air Kita Bangsa Indonesia yang hidup di khatulistiwa ini adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa kita lestarikan

This is default featured post 3 title

Cucu-cucuku, menantu-menantu dan anakku yang ragil

This is default featured post 3 title

Jenis tanaman apa saja bisa membuat mata, hati dan pikiran kita sejuk

Selasa, 03 Maret 2020

JUASUF KALLA BUKAN SEPUPU SATU JENDRASK MUJHAMMAD JUSUF. WATASKNYHA KWEBALIKAN


·  j
JUSUF KALA    BUKAN SEPUPU SATU DARI JENDRAL MOHAMMAD JUSUF ALM. WATAKNYA KEBALIKAN
NASIONAL
·         Jum'at, 28/02/2020 12:01 WIB
·         Geger, Begini Kisah Keterlibatan Jusuf Kalla dalam Mega Korupsi 37Triliun Bikin Negara Sekarat
·         Oleh :
o    Rikardo
Geger, Begini Kisah Keterlibatan Jusuf Kalla dalam Mega Korupsi 37Triliun Bikin Negara Sekarat
Mantan Kepala BP Migas Raden Priyono didakwa telah menggelapkan harta negara 37 Triliun dan bersaksi atas perintah Jusuf Kalla (Foto: Ist)
Jakarta, INDONEWS.ID  - Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa mantan Kepala BP Migas Raden Priyono korupsi Rp 37 triliun dalam kasus PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI). Lewat kuasa hukumnya, Tumpal Hutabarat, Raden Priyono berkicau bila dia hanya menjalankan perintah Wakil Presiden (Wapres) kala itu, Jusuf Kalla (JK).
Perintah yang dimaksud Raden Priyono yaitu bermula dari Rapat di Istana Wapres pada tanggal 21 Mei 2008. Agenda Pengembangan Pusat Industri Petrokimia Tuban, dengan tujuan khusus adalah tentang pemanfaatan kapasitas produksi dan optimalisasi peran TPPI dalam penyediaan suplai BBM untuk kawasan Jawa Timur.
Rapat dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla dan dihadiri antara lain oleh Menteri ESDM Dirjen Anggaran, Dirjen Kekayaan Negara mewakili Menteri Keuangan RI, Dirut Pertamina dan Kepala BPH Migas (bukan BP MIGAS). Tujuan dilaksanaannya rapat tersebut membahas tentang permasalahan mengenai sektor migas, khususnya industri Hilir Migas.
Hasil rapat adalah perlu dilakukan langkah penyelamatan TPPI. BP Migas, Pertamina dan PT TPPI agar menyelesaikan pembahasan mengenai skema bisnis yang saling menguntungkan bagi PT TPPI dan Pertamina termasuk harga jual minyak mentah/kondensat kepada PT TPPI.
Atas arahan itu, Kepala BP Migas Raden Priyono menindaklanjuti dengan menyuntik dana ke PT TPPI sebesar USD 2,7 miliar.
Nah, ternyata belakangan terjadi masalah. PT TPPI kemudian mengembalikan uang sebesar USD 2,5 miliar ke Kemenkeu sehingga masih ada selisih uang yang belum dikembalikan.
Kasus Perdata Bukan Pidana
Kasus di atas terus bergulir ke publik. JK akhirnya angkat suara. Pada 16 Juni 2015, ia menyatakan kasus PT TPPI adalah sengketa perdata, bukan pidana.
"Yang salah adalah kewajiban TPPI tidak dilunasi. Bukan prosesnya. Jadi ini bisa kalau dibayar segera ya bisa selesai, berarti tidak perlu dipidana. Kan utang piutang ini kan," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara.
Menurut JK, permasalahan antara BP Migas dan PT TPPI terdapat pada kontrak dagang kedua lembaga itu. JK menegaskan, 60 persen saham PT TPPI milik pemerintah.
"Jadi antara perusahan pemerintah dan pemerintah harus membantu. Tapi harus dipenuhi kewajibannya masing-masing. Nah pertamina memenuhi kewajibannyaa memberikan kondensat, tapi ini TPPI tidak punya kewajiban untuk menyerahkan hasil kondensat itu dalam bentuk bensin, minyak tanah tidak dilakukannya," imbuh JK.
Dua bulan setelahnya, JK menyatakan kilang PT TPPI tersebut tetap bisa beroperasi, tapi persoalan hukum masih berjalan. Hal itu diungkapkan oleh JK usai rapat koordinasi dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Kapolri Badrodin Haiti.
"TPPI itukan aset pemerintah, negara. Itu kita putuskan pokoknya harus kembali ke negara untuk dikelola oleh Pertamina karena kita butuh industri seperti itu untuk menambah kapasitas dalam negeri," tegas JK.
JK menambahkan, kepemilikan saham pemerintah pada TPPI adalah 60%. Sehingga seharusnya tidak ada kesulitan untuk pengambilan keputusan pengoperasioan kilang yang ditargetkan akhir tahun ini.
"Segera. Inikan siap operasi. Kalau di tangan pemerintah ya begitu selesai dan kondesatnya ada, langsung diproses," ujarnya.
Polri: JK Tidak Melanggar
Puncak sengketa kasus ini dibawa ke ranah pidana. Pada 2015, Mabes Polri menetapkan Raden Priyono dan Dirut PT TPPI Honggo Wendratno sebagai tersangka. Begitu juga dengan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas, Djoko Harsono.
Bagaimana dengan JK? Mabes Polri menyatakan apa yang dilakukan JK menurut Polri sudah sesuai aturan dan tak salah.
"Nggak ada yang salah dari Wapres, kebijakannya benar tapi mereka yang menjual kondensat bagian negara itulah yang tidak melaksanakan (instruksi) Wapres," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri kala itu, Brigjen Victor Edy Simanjuntak.
Empat tahun kasus ini menghilang, Raden-Djoko tiba-tiba ditahan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung pada Januari 2020. Pertengahan Februari 2020, keduanya didakwa korupsi Rp 37 triliun.
Bagaimana dengan Honggo? Ia lenyap bak ditelan bumi. Mabes Polri menyebut ia sembunyi di Singapura. Namun Kementerian Luar Negeri Singapura membantah tegas.
"Menurut catatan imigrasi kami, Honggo Wendratno tidak ada di Singapura. Hal ini telah disampaikan kepada pihak berwenang Indonesia pada beberapa kesempatan sejak tahun 2017. Tidak ada catatan Honggo yang memegang permanen residen Singapura," kata Kemlu Singapura sebagaimana dilansir di akun resmi Facebooknya.
Di persidangan, Raden kembali menyebut apa yang dilakukannya atas arahan JK, bukan inisiatif pribadi. Raden mengaku tidak makan uang sepeser pun dari Rp 37 triliun itu.
"Dalam penunjukan PT TPPI sebagai penjual kondensat bagian negara tersebut Ir Raden Priyono dan Djoko Harsono sepeser pun tidak memperoleh keuntungan," cetus Tumpal.*(Rikardo). 




Kamis, 27 Februari 2020

VIRUS CORONA BISA HIDUP 9 HARI DI BENDA MATI ?


Virus Corona Bisa Hidup Hingga 9 Hari di Benda Mati
CNN, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 10:24 WIB
Bagikan :    
Virus Corona Bisa Hidup Hingga 9 Hari di Benda Mati Ilustrasi. (Chinatopix via AP)

Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti menyebut virus corona bisa bertahan 5 menit hingga 9 hari ketika menempel di benda mati. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap virus corona SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndome). Virus bisa bertahan selama itu jika benda-benda tersebut tidak didisinfektan.

Sehingga sangat mungkin orang tertular virus corona ketika menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi, "lalu menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata mereka," jelas badan kesehatan AS (Centers for Disease Control and Prevention/ CDC).

Hal ini diungkap terkait dengan kekhawatiran yang muncul di China terkait berapa lama virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup ketika menempel di benda mati. Kekhawatiran ini bahkan sampai membuat bank sentral China melakukan pembersihan intensif (deep cleaning) dan menghancurkan uang-uang yang beredar di China. Sebab, uang adalah benda yang paling sering berpindah tangan.


Selain itu, pemerintah Indonesia pun sempat membuat pembatasan pengiriman barang dan impor dari China dan Hong Kong untuk mencegah penyebaran virus corona.
Lihat juga:

Meski demikian, sebenarnya virus itu bakal lebih mudah menyebar antar manusia lewat kontak langsung. Selain itu penularan juga lebih mudah terjadi lewat butiran pernapasan yang menyebar lewat batuk dan bersin. Sehingga butiran ini bisa mendarat di mulut atau hidung orang terdekat.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang spesifik meneliti ketahanan virus corona Covid-19 untuk bisa bertahan hidup ketika menempel di suatu benda dan berpotensi menginfeksi manusia. Tapi sejumlah peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian pada virus corona SARS dan MERS.

"Saya akan merujuk pada data dari virus corona SARS, yang paling mirip dengan novel corona virus (Covid-19) [...] SARS bisa bertahan di benda mati kurang dari lima menit hingga sembilan hari," jelas Dr. Charles Chiu, profesor penyakit menular dari Universitas California, San Francisco, seperti dilansir 
CNN.

Tak cuma corona, CDC juga mengungkap kalau virus flu bisa bertahan di permukaan benda tertentu selama 48 jam. Virus ini berpotensi menginfeksi seseorang jika tak dibersihkan dengan disinfektan.

Namun, menurutnya hal ini sulit untuk dijadikan patokan untuk mengukur ketahanan hidup virus corona yang baru. Sebab, keduanya punya beberapa perbedaan seperti urutan DNA, cara percobaan, dan lingkungan eksperimen. Sehingga, menurutnya perlu lebih banyak penelitian untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut.
Lihat juga:

Untuk mencegah terjadinya infeksi kepada manusia, penelitian itu menyebut membersihkan permukaan dengan disinfektan bisa efektif menonaktifkan virus tersebut.

Ia menyarankan campuran pembersih dengan campuran 62-71 persen ethanol, 0,5 persen ethanol peroxida atau 0,1 persen sodium hypoclorite. Pilihan lain, membersihkan dengan pemutih selama satu menit.

Virus corona adalah sebutan untuk beragam virus yang biasanya menjangkiti hewan. Virus-virus ini disebut zoonotic karena bisa menular dari hewan ke manusia. Saat ini belum diketahui pasti hewan yang menyebabkan wabah virus corona di Wuhan, China.

Meski demikian beredar dugaan kalau virus ini berasal dari kelelawar lantaran virus tersebut memiliki kesamaan urutan genetik dengan kelelawar. Peneliti juga menyebut kemungkinan ular dan trenggiling ikut terlibat menjadi inang penginfeksi virus tersebut.



PEMBAGIA KERJA DIATU MASYARAKAT MENENTUJKAN


PEMBAGIAN KERJA DISATU MASYARAKAT, MENENTUKAN KEMAJUAN MASYARAKAT ITU

Apapun masyarakat yang ada sisatu lingkungan hunian, bila bisa menyelenggaraakan pembagian kerja yang rapi dan hasil erja itu bermutu tinggi. Selama  bisa diopertahanka demikian...... masyarakat itu akan tetap exist dam maju.
Jepang, negara kepulauan yang beriklim sub tropis masyarakat agraris sudah terlebih dulu terlalu sesak dan sebagian anggauta masyarakt kagraris menjadi tukang segala macam barang kebutuhan kerja, ruma tangga dan perang. Peralihan jalan naffkah itu sejalan bersamaan dengan China dan Korea....... bisa berjalan secara mulus – sepanjang tarikhbya yang sudah mencapai hampir tiga abad.
Sedangkan di Nusantara susana agraris masih bisa memberi kemakmuran tanpa mereka beralih  menekuni pertukangan untuk mendapatkan nafkah...... sedangkan tarikhnya masih dibawah satu tiga perempat abad...... alih profesi ke pertukangan sangat kurang beraneka ragam untuk memenuhi kebutuhan hidup bermasyarakatnya,
Maasyarakat yang tersebut diatas sudah lewat oeriode pemakaian roda....... yang di Nusantara kalah dengan pelayaran dengan perahu layar. Sedang penenun serat dan wool – terus terang di wilayah tropik basah kurang cepat karena alamnya bereklim sangat lunak sepanjang tahun.  Di alam tropik basah penutup tubuh adalah keperluan budaya...... bukan untuk memperahankan hidup, dari hawa dingin. Semua alat bersifat sementara karena iklim dan cuaca toh bakal merusaknya. Walupun demikian catatan di atas daun tal dengan guratan pisau dan diisi tai penbakaran minyak..... butiran arang yang sangat halus bertahan ratusan tahun berupa buku keropak, Cara ini hanya bertahan di Pulau Bali, sebagai pendukung utama agama Hindu Jawa yang di jalankan di Bali.
Sebaliknya kertas sebagai alat tulis dibuat oleh masyarakat China, Jepang dan Korea sebaga pendukung agama Budha dan agama setempat dibuat dari perekat pengisi dan serat Akibatnyatnya kemajuan pertukangan menempuh jalan yang berbeda. Barng pakai di Chna, Jepang dan Korea dibuat awet dengan susah payah....... Sedang barang pakai di tropis basah adalah pemberian alam yang siap sekali pakai...... dari tombak sampai alas makan.... kayu/bambu/bagian keras dari macam macam pelem, yang dipanaskan nyaris sama dengan baja,  sangat mudah dibuat dan hilang. Juga pakaian adalah kulit kayu yang dilunakkan tinggal seratnya saja sang sudah merupakan anyaman serat yang lunak dan halus..........
Itulah perjalanan alih profesi dari PETANI KE TUKANG SANGAT LAMBAT JALANNYA.  Sejarah menentukan bahwa piring gerabah lebih jelek dari piring celadone dan perselain, tombak baja masih bisa menembus perisai kulit binatang dari tombak kayu palem yang keras, golok baja llebih awet dari welat bambu yang befungsi sebagai pisau yang tajam sekali pakai. Toh mesjarakat tropis basah masih mampu melebur logam besi untuk alat yang berfungsi lebih berat dari berburu di hutan, dan menugal padi, menjaring ikan. Itulah sebabnya Pizaro menaklukkan suku Aztec, Conelis  Houtman mengalahkan amada Kerultanan Banten dengan kalantaka yang jarak tembaknya hanya ratusan meter dengan peluru batu yang dibulatkan se telur angsa melawan cannon yang mencapai  dua ribu meter. Disana Foudry cannon  Di Btu bata batu  tahan api mampu mwlebur bijih besi saqu sampai lima ton.... sedang  disini dengan bejana porselain beberapa ratus kilogram bijih besi untuk spuluh duapuluh keris atau satu dua laras kalatantaka, senjata andalan Keajaaan Majapahit.
Kekuatan alat berperang dengan logam besi, tenunan kapas dan wool mengalahkan keris tombak kayu dan kulit kijang – disatu sisi alat logam harus dikerjakan oleh master di gildanya, seperti golok pedang dan tombak, dierjakan oleh master dan gildanya yang memiliki tungku beleburab dari bata tahan api – textile dari kapas, linnen dan wool yang memerlukan master di gikdaya untuk alat  tenun bukan mwsin tapi pakai roda dan pegas  – sebaliknya di tropika basah semua orang bisa jadi master membat piring dari daun pisang, membuat tombak dari batang pinang, setiap orang dapat  mambuat tombak pencari ikan dan memburu binatang. Biasanya Master hanya  dipilih dari seiap orang tua yang berpengalaman bisa membuat tombak dari pokok pinang, tidak memerluka jaring unutuk nmanangkap ikan tapi diburu dengan tombak sambil menyelam. Idak ada master tidak ada gilda tidak ada borjuis tidak ada kapitalis tidak ada kolonialis. Sedang yang di sub tropis, tetangga kita diseberang lautan dan samudra, masyarakat petani membentuk masyarakat tukang dengan gildanya.... berkembang jadi borjuis di  Peranacis, di Jepang kaum samurai jadi master dan menjadi clan pendukung Tenno dan kapitalis besar dengan  kemampuan menjadi super kolonialis kayak yang di Barat.
Di Nusantara, tidak ada gilda yang lain. Kacuali gilda kendaraan menuju sorga oleh para ustadz – yang  sangat lekat pada aturan zaman kanjeng Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam, cara hidup orang arab.. Yang menjadi satu satunya jalan menuju sorga. Langka dantara mereka bisa mengembangkan pertukangan apa saja terhadap barang pakai. Giilda terbentuk dikalangan tikang perhiasan logam mulia dan tukang kayu ukir, batu ukir, dengan sang Empu sebagai guru, pekerjaan pokok masih bertani, dibantu ternak tarik. Apa sebentar lagi pakairtraktor sang sekali pakai tidakbsa diperbaiki ? Begitu juga alat alat beratnya ?
Almamdulillah, kita disini kansung mwembentuk Republik yang demokratis, tiang penyangganya adalah kaum ksatria yang dicetak para wali islam abad ke 12, belum sempat membentuk gilda pertukangan kecuali kepandaian mengolah baja a’la Damaskus, melebur kaca di permukaan besi cangkul supaya lempung tidak melekat di cangkul........ sampai datang era mekanisasi pertanian. Selama 32 tahun Republik ini tumbuh dibawah diktator militer seperti di Republik Haiti dengan Dkator vodoo Dokter Duvalier, sama sama tidak bisa tumbuh menjadi  Kekaisaran beneran karena tidak ada gilda feodal dengan Guru dari spesialis jalan sorga....... naka mereka dibawah asuhan kapitalis birokrat dengan quangxi dari konglomerat hitam....... tidak bisa membentuk  Negara yang kuat, lihat Baby Dock di Haiti, dan yatim piatu di Cendana di kita, Kekaisarannya mati tak mau, hidup tak  mampu. Damokrasi ? Suara rakyat makin tidak bisa dibeli, sayangnya wakilnya bisa, itukah rharapannya untuk kembali ?
Ada rudimen dari gilda pembatikan kain dan mewarna dengan pewarna alami, sedng alat tenun masih design benang lungsi diatur menjadi permukaan kan rapat denan benang kapas ditegangkan   dengan tarikan punggung dan si penenun memesukkan behang umpan dengan delondong topong ke lungsi dan kayu penggaris merapatkan benang....... cara ptimiitip untuk menenun diselutuh dunia. Tenunan hanya sekebar angan direntangkan.
Tidak ada gilda yang lain. Kacuali gilda kendaraan menuju sorga oleh para ustadz – yang  sangat lekat pada aturan zaman kanjeng Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam, cara hidup orang arab.. Yang menjadi satu satunya jalan menuju sorga. Langka dantara mereka bisa mengembangkan pertukangan apa saja terhadap barang pakai. Giilda terbentuk dikalangan tikang perhiasan logam mulia dan tukang kayu ukir, batu ukir, dengan sang Empu sebagai guru, pekerjaan pokok masih bertani, dibantu ternak tarik.
Apapun yang terjadi, pemumpukan kapital yang produktive, dengan usaha pertukangan tidak terjadi secara masal guna memenuhi perintaan pasar.
Akibastnys Belanda terpaksa membentuk Sekolah Pertukangan dengan musid dari SD (HIS, Vervolk School) semula pertukangan kayu di Madiun, untuk melayani pembuatan gerbong KA kleas tiga. Baru pertengahan abad 19  ads Selo;ah Tehnik bangunan, Tehnik Mesin dan Tehnik Eletro. Itupun hanya mejlajani pebutuhan Industri ysng sudah terbentuk di Europa.
Ekolah Perukangan tidak dilanjutkan oleh Republik yang baru ini, dan bentukan Zaan penjajahan di matikan. Dialnjutkan dengan SMK Tekhnik, untuk melayani modal besar yanf sudah terbetuk, bukan pertukangan unutk mengembangkan modal seperti umunya Gilda di wilayah sub tropik
Itulah yang terjadi di masyarakat kita, sehingga kebutuhan masyarakat “maju” untuk tukang tidak pernah masukdalam pemikiran pemerintahan apapaun dan oleh siapapun. Selama 74 tahun merdeka ini. Perkaskas dan bangunan rumah makin berat bobotnya dan pembanguan maupun perbaikannya makin membtuhkan keahlian yang dapat dioertanggung jawabkan. Umah bulansekedar bilik bambu, kendaraan bukan sekedar becak dan dokar/sado....... Bus Truck banyak yang remnya blong, dinding tembok banyak yang runtuh menimbuh mati penghuni rumah. Perkakas banyak yang mangkrak dibuang sayang ( karena haganya mahal)  diberbaiki tidak bisa. Ditambah dengan industri kapitalis moderen yang membuat barang sekali pakai dengan keuntungan setinggi mungkin.  Sedangkan perkakas listrik yang bisa diperbaiki sudah tidak ada. Itulah ironi negara yang disetir oleh konglomerat hitam, dan kaum birokrat di Presideni, dibantuMentri genius,  siapapun ya itu birokrat pelaksananya, *)

Sabtu, 22 Februari 2020

MDAL SAYA MENGAJAR DI FAK. PERTANIAN


MODAL SAYA MENGJAR DI FAKULTAS PERTANIAN SWASTA DI SURABAYA.
Saya pernah mengajar banyak mata pelajaran, bukan mau pamer apa, melainkan berbagi bengan anda, sebenarnya apakah pelajaran yang  yang disbutuhkan oleh siswa mengenai yaitu mengnenai inti sari suatu cabang llmu.
Kebatulan, saya ditugaslan oleh Dekan mengajarka tanaman Kopi. Kedelai, kapas, Kewira swastaan, Mekanisasi. Karena kenalan saya tepatnya sahabat muda saya mengerti bahwa saya kuliah di Russia mendapatkan pengakuan derajad kesajnaan dari Depatereten Ipendidikan Tinggi dan Ilmu Pengwetahuan ( Dept PTIP dengan menteri orde baru Prof. Dr. Sumantri Brodjonegoro,  pernah bekerja di kebun Kopi  di Kabupaten Banyuwangi  selama 6 tanun sebagai teknisi th 1968 - 1974........ sebetulknya kebun itu semua perangkat pegawainya sudah lengkap. orang lokal, atau sudah bekerja di kebun itu selama hidup. Menjadi penasihat agronomi  di kebun karet dan kopi di Kali Baru Jember, Kemudian bergabung dengan Proyek Bimas Pangan,  untuk menjamin pemakaian product pestisida dengan benar dan aman yang telah dibeli pemeritah kemudian didistribusikan ke petani Program Bimas dngan harga subsidi  80% persen, digaji oleh Perusahaan Pestisida Jerman kemuidan Inggris sampai retired. Saya bekerja sendiri, jatah kunjungan ke desa desa dengan kendaraan jeep total 3000 km per bulan. Keseluruh Jawa Tengah jawa Timur, Bali, Lombok NTT, sedang di Sulawsi ada perwakian Agronomist yang berkendaraan jeep juga..... menyusuri wilayah  Suawesi, trans Sulawai masih dibangun,  nyetir sendiri, makan akomodari akomodari diganti perusahaan, dibantu di  oleh Penyuluh lapangan lulusan SPMA, untuk bekerja sama dengan Patuga Penyuluh Lapangan untuk menjadwal pertemuan saya  dengan Kelompok tani pemakai Pestisida Bimas di Jawa Timur, jawa Tengah, Sulawesi dan Bali NTB, NTT.
Wilayah masing masing penyuluh, masing masing, dibayar lewat saya. sebaliknya saja harus menjalin kerja sama dengan semua Lembaga Penelitian Pertanian Prkebunan dan Perikanan, Saya juga ditarget mempromosikan herbisida di Perpebunan, fungicida di sayur sayusan, fumigan di Bulog racun keong Trisipan di tambak Bandeng, hama kayu jati saat penerbangan laron Neothermes tectonae, dengan fogging, dan hama kapas dengan formulosi ULV (ultra low volime) yang gawat terhadap drift racun consenrasi tinggi.  Utuk penelitian efikasi  (kemanjuran sarana racun hama buatan pabrik yang membayar saya) ikut pengujian pestisida produk produk yang saya promsikan. Jadi masih ada waktu buat mengajar di Fakultas Pertanian, seminggu sekali, bersama dengan teman teman di Dinas Pertanian.....semacm pegabdian kepada Golkar... Jadi teman muda saya yang  Dekan itu tidak salah pilih. Jadi saya ikut Golkat. Siswa saya berpendapat saya mengajar calon agronomis yang hidup, sedangkan kolega saja dari Unversitas Negeri jang sudah ternama mwengajar buku panduan agronomi, ilmu yang mati, apa kata buku.
Kebun kopi dimana saya semula bekerja, dipimpin oleh sosok berpengalaman, mulai dari bawahan Pemiliknya sendiri pada zaman akhir penjajahan Belanda  sebelum saja lahir  th 1935 an, suami istri Van Wel. Seorang Belanda prakatisi perkebunan – pernah bekerja di kebut teh sebelum membeli kebun  itu. Saya mnedapatkannya dari koleksi buku buku berbahasa Belanda yang cukup banyak, dan catatan dia yang masih tertata rapi, berkat kesayangannya pak Pengoros (Adminstreatur) Kebun kepada beliau.
Pada zaman Jepang th 1942, pemiliknya Van Wel, pulang ke negeri Belanda. Kebun Kopi dalam kekuasaan Jepang, semua ditanami jagung dan singkong,  tanaman kopi dibabat, tinggal tonggaknya.
 Sebagai Admnistraturnya bekerja di kebun itu mulai dari sebagai mandor kepercayaan Van Wel,  asalnya dari Sangir Talaut dengan anaknya sebagai Bendahara dan mengurusi administrasi. Waktu itu pak Adinstratur kebun disapa dengan sebutan Pak Pengoros sudah umur sudah 71 tahun, saya sudah 29 tahun dan anaknya sudah umur 45 tahun.  Kebun kopi  yang lausnya 780 Ha ini semula hanya kopi robusta, Kemudian  tahun 1047 Jawa Timur sudah jatuh ketangan tentara kerajaan, dan Van Wel kembali membangun perkebunan kopinya. Sementara jawa Timur dibawah kekuasaan tentara Kerajaan, hanya di simpul simpul komunikasi antar kota kota Kabupaten dan pabrik gula...... di pelosok masih  wilayah gerilya  dari TNI, lasykar lasykar, dan gorombolan penjahat rampog bersenjata  yang mengembara mencari mangsa, th ’49, kebun didatangi perampok bersenjata...... berakhir dengan terbnuhan pemilik kebun suami istri Van Wel ditembak......... setahun kebuh dalam pengurusan hak waris dari negeri Belanda  dan dibeli olah  kelompok dokter dan pedagan cina Surabaya  kemudian diambil alih oleh china   WNI, yang berpengaruh di mansyarakat china perantauan sebagai pemuka sindikat, sebangsa Triad   Selama kekasaan Presiden Sukarno......Pemilik mayoritas saham PT, menempel ke Militer dan mengangkat sebagai Komisaris PT, seorang sosok Militer yang pensiun dini, dengan banyak “hubungan”. Hingga lolos dari incaran nasionalisasi dan bertahan sampai Orde Baru menang. Kelama th 1960 -1065 “hubungan” sang Komisaris mendapatkan jatah import dan export...... semua pemegang saham utama dan komisaris dapat beli mobil, dan rumah mewah di Surabaya, kebun tambah tanaman budidaya mulai dari singkong rami, karet abaca  semua dicoba, tanpa penambahan pupuk dan proteksi tanaman cendawan apapun. Tanaman dipelihara seadanya. Dengan rata rata penen hanya 2-4 kwintal biji kopi WIB 1, per Ha, sepanjang tahun....... sedang kebun kopi yang baik bisa menghasilkan ratarata 5 – 8 kwintal per Ha. Saya diajak sang Komsaris PT kebun ini  mendampingi pak Pengoros ( bahasa Madura), sambil menunggu panggilan bekerja untuk memenuhi perjanjian ikatan dinas 8 tahun bekerja untuk Negara, malah ada persekusi lulusan dari neara Solialis manapun, sedang pemerintahan Bung Karno, hanya mengirim pelajar ke Negara sisialiis di Barat. Sambil memelihara kebun apel milik sang Komisaris, di Wilayah lereng Utara gunung Welirang. Ternyata ilmu yang saya dapat dari praktek.   Memperhitungkan kapasitas kerja buruh perkebunan dan kebutuhan manuver agroteknis mengantisipasi iklim, mengatasi fluktuasi  pengaruh hujan saat pembungaan kopi, disitu saya kalah. Akar kopi 80 % akar rambut di permukaan tanah persis kayak permadani dibawah kanopi...... setelah berhasil dalam persarian dan membentuk pentil....... rontog karena permukaan zona akar terexpose kena sinar matahari...... mekipoun hanya 30 % lebih dari total intensitas penynaran biasanya...... sudah cukup untuk tanaman kopi merontok-an pentil hasil persariannya 40 % hasil pembungaan raja ( pembungaan terbesar). Satu musim saya kalah besar. Karena tenaga menutup permukaan zona akar dengan selapis tananah, lambat selesainya..
Disitu saya menyadari bahwa iklim tropis basah itu sangat dinamis, sama denan iklim sub tropis yang ada di kontinen seperti di Rusia ,,,,, Amerika Serikat dan Afrika. Itu juga bisa terjadi di kebun kelapa sawit yang ada di tanah gambut. Penting sekali untuk menjaga kelembaban permukaan tanah....... tidak mebiarkan permukaan air tanah melorot terlalu dalam, sehngga jauh dari zona akar....... karena tersedot contour tanah areal macro diluar batas perkebunan. Water managemen permukaan air tanah menjadi sangat penting.
Sebaliknya, pengamatan saya dan kuliah mengenai pengalaman para profesor profesor kami yang rata rata umurnya diatas 65 tahun karena itu mereka sarat dengan pemikiran pokok, yang juga bisa  saya dapat baca  di Perpustakaan, terutama monografi para Ilmuwan kondang........ saya dapat inti sari dari cabang Ilmu pwengetahuan Bioligy secra luas dan clethukan  komentar dari profesor tua, terhadap policy perluasan tnaman jagung, yang mungkin siswa lain tidak memperhatikan karena menyangkut falsafah iklim dan tanah Russia. Mereka para Profesor kami, sangat yang sangat bersahabat dengan kami orang asing dari Asia Afrika itu. Saja bedakan dengan ilmu dari Fakultas Pertanian dan peternakan di tanah air, yang lebih text book pelajaran di untuk tingkat popadeus, dan tingkat bacalorat......  Banyak bersinggungan praktek dilapangan, ditimgkat doktoral saja...... sedang tentamen saya tidak kunjung komplit. Di Russia lebih banyak mendengarkan pikiran  dan  pembahasan  pofessor yang sudah tua tua, kemudian ditingkat ruangan kelas dengan lecturer kandidat doctor dan doktor dibicarakan penjelasasan penjelasan prakatis.  Barangkali menariknya  profesor profesor tua ke fakultas kami, sebagai penghormatan kepada beliau beliau sebagai veteran zaman perang perjuangan agung mereka melawan perang anihilasi oleh Nazi Jerman, zaman yang sangat berat menekan sektor produksi pertanian dan peternakan. Ini nyata di mata kuliah ilmu Pedoligy ( ilmu Tanah), Mineralogy dan Petrology. Microbioloagy, Biology,  Botany  Peternakan, Physiology Tumbuhan dan Ternak. Makanisasi Pertanian. Sedang ditanah air tingkat propadeus dan bacalureat balum banyak bersinggungan denan para Profesor yang kebanyakan pendidikan Belanda, sedikit praktisi. Para dosen muda ini mempunya asumsi bahwa dialah yang mencetak para sarjana yang terakhir,, calon pemeran utama dunia ilmu pengetahuan tanpa menularkan pemikiran filosofi ilmu yang dikulaihkan  melulu formula dan rumus atau mana nama organ tumbuhan dan hewb ternak........ Sehigga harus sempurna menurut pola mereka, tidak terpacu pada keadaan Negara yang perlu bejuang yang berinisiatip dan berfikir. Maka di sistim pedidikanTinggi yang semcam itu matilah segala idealisme, dan tumbuhlah mentaliatas penjilat dan penghafal serta pencari jalan singkat lulus dengan mendapat soal ujian dari Organsasi Mahaiswa Extra yang saling berlomba menjaring anggauta. Sampai PempinNegara Bung Karno mengeritik mereka sbagai kaum “text book thingking” yang tengik. Bukan sampai disitu saja.... Sarjana S3 di IPB tertangkap tangan membuat bom daya ledak tinggi untuk pendemo, melemahkan KPK, sungguh sangat ironis.
Persis seperti yang dikemukakan menteri PP&K sekarang, Nadiem Makarim – yang menggalakkan “Kampus Merdeka” . pada pokonya menghidupkan inisiatip calon inteligensia.... mengenal  masyarakat dan Negarabya dengan menerjunkan diri kebawah dengan bimbingan para Pengasuhnya para Peneliti, Lecturer dan Profesor. Hanya meleset dari kenyataan dibidang “magang” pada perusahaan swasta yang sangat berneka macam, 95 persen dikuasai mudal keluarga imigran zaman penjajahan kebetulan ras china.......... perusahaan keluarga yang menjadi besar berkat ndustri ringan hulu dari negara maju di Europa, yang mencari dan mengajari inudstri hilir di negara berkembang, yang diharap memekai produk negara maju trutama dari Europa barat besar kecil  untuk memakai produknya......... dijadikan monopoly usaha mereka....... Semua menuju ke penghematan produk alami hasil pertanian yang semnakin mahal. Misalnya idustri rokok, mulai daun tembakau sintetik dari kertas dengan pewarna, saos, pelembab, , lem, celofan    idustir sirup, sambal tomat, kecap, syrup ditambah pengental, penyedap rasa, pewarna, pemanis pengganti gula, pengawet, pengganti glutein tepung gandum, sintetik, menjadikan roti mekar sebagai balon dengan tepung gula dan magarine sangat sedikit dirambah senyawa aromatis yang sangat beraneka ragam yang menggugah selera lha dimasyarakat bawah, penjuan makanan jajanan jalan.......sudah mewabah jadi penthol tanpa kanji dan daging, kue lekker, sosis sitetik,  kulit sapi/kerbau  menyertai gudeg dengan pengawet non food grade , tahudengan firmalin. Sedang oleh perusahaan besar pembungkus styrofoam...... semua dicampurkan jadi produk makanan mahal dan tidak bergizi jadi andalan pabriknya pemburu keunutngan seketika...... yang di negara maju sudah luas diawasi dan ditentukan keselamatann penggunanya....... di sini jadi andalan mencari kentungan sebesar besarnya....... otomatis jadi rahasia monopoly. Jadi apakah si magang disana tidak dianggap sebagai menyusup yang akan meyaingi mereka ? Sedang petugas Negara dari Pengawasan Obat dan Makanan saja, selau kekurangan tenaga Pengawas Lapangan ...... juga kekurangan ilmu karena doilapangan direkrut dari pendidikan menengah....... dan  mendapat insentip dari pabrikan bila tidak melit melit memeriksa, mendapat tambahan income ? Pelajaran di lembaga Pendidikan belum mengenai uang  bitcoin, dan investasi bodong, praktek perbankan yang nakal, semua jadi usaha yang wah, dipuja dan dipuji oleh SWA, gaya BLBI, hutan mangrove pribadi buat apa kalok nggak untuk kegiatan sembunyi dengan bawaannya ?, Eddy Tanzil, clan clan konglomerat hitam,  Salim, Riyadi, CEO Gorporeasi ABC, banking tanpa izin yang mencetak surat tanda terima sebagai uang hanya diganti  tanda pembeli janji, degan materai Negara -dut rakyat bodoh ?
Entah yang mendapat tugas membimbing ngerti apa enggak ...... kalau tidak ya import Lecturer dan Profesor asing, banyak diantara mereka yang berpandangan humanis yang idealis barbasis kenyataan, melampaui batas bangsa dan puak. Barngkali pak Nadiem Makarim punya jaringan informasi siapa dan dimana mereka. Jangan kuwatir, Komunis sudah mati, kalok Lecturer asing bilang keyimpangan sosial ya ketimpangan sosial, kebodohan ya betul kebodohan, bukan politik, bukan cari pemilih *)

Jumat, 14 Februari 2020

sewri 3 SIFAT ORGANSME TINGKAT TINGGI


 Seri 3 
SIFAT ORGASME TINGKAT TINGGI – YANG NASIH BISA DOMANIPULASI. TANPA TINJAUAN GENETIKA FORMAL,  MEALINKAN TGINJAUAN PRAKTEK DARI I.V. MICHURIN.
 Bila Genetika formal, mendasari semua “sifat” yang bisa diturunkan ke generasi berikutnya  dengan keberadaan “gene” memang sudah nyata. Hanya kelemahannya  bahwa semua sifat sifat itu harus “tertulis” pada gene, yang dimuat dalam gamet jantan dengan dan gamet betina – separo dari 2 n plus xx atau xy  chromosome (diploid), dimana x atau y adalah sex chromosome.
Dalam praktek, terlebih untuk mendapatkan pupulasi unggul, dipakai perubahan dari sifat alami ke sifat produktivitas sesuai dengan kebutuhan manusia......... tanda tnada kasat mata, merupakan potensi pada generasi berikutnya...... Jadi dimulai dengan memilih parental stock  merupakan prototype jenis unggul yang dicari, MISALNYA SAPI ATAU KERBAU YANG MAMPU MEMPRODUKSI SUSU ANTARA 3000 – 5000 LITER SETAHUN, DENGAN SITUASI dan kondisi  TROPIK YANG BASAH. Produksi susu sebanyak ttu sudah tidak masuk hitungan di wilayah sub tropik, di padang rumput yang sejuk.  Tapi untuk kita di alam tropik basah, sudah baik, lerlebih tanpa gangguan kerentanannya terhadap penyakit tropis, gara gara liingkungan yang tidak nyaman  bagi “mereka”.
Situasi dan kondisi tropik basah bagi organisme tinggi yang bernafas dengan paru paru dalam lingkungan kelembaban relatip yang tinggi, mempersulit pembuangan sisa energi panas tubuh setelah melakukan metabolisme dalam menimbun atau memproduksi jaringan, atau mengeluarkan tenaga otot,  sehingga nafasnya ngos ngosan.  Produksi pada sapi susu , atau kerbau  pedaging,  ditandai dengan tambah berat badan perhari, atau jumlah susu yang bisa diperas per hari selama satu tahun. Dan kandungan gizi normal bagi species itu, diwilayah produksi wool, ketebalan dan kehalusan bulu, yang berupa wool.  Temperatur  badan haur tetap, jadi regulasi panas tubuh ini  sangt penting, dibebankan pada kulit, dan waktu lari, atau kerja keras, dibantu kecepatan nafas, seimbang dengan detak jantung.  Fenomena pertumbuhan dan perkembangan badan di alam tropis basah selama rtusan ribuan tahun telah menjadikan gajah kerdil ( di Kalimantan) , kerbau kerdil atau anoa  (Sulawesi), sapi kecil- banteng di pulau Jawa dan Bali, Lombok   diketemukan bentuk liarnya di Jawa dan Bali, kuda yang lebih kecil, dalam bentuk piaraan, tidak diketemukan bentuk liarnya di seluruh penjuru Nusantara. Fenomena ini disebabkan oleh luas permukaan ( kulit) hewan yang kecil dibagi berat badan, si kerdil  lebih besar indeks permukaannya dari hewan yang lebih besar.......
Sifat kerdil ini dalam taxonomi masih digolongkan jadi  satu familia dengan saudaranya yang besar besar, di sub tropik/ atau dataran tinggi, jadi merupakan sifat termodifikasi, tidak saling pengaruh dengan gene pada genetika formal. Juga berarti dapat dikawin silangkan.
Kelenjar keringat di kulit berfungsi  untuk mendinginkan tubuh.
Begitu pula dari species sapi. Bentuk liar sapi dari Asia sub tropik Europa dan China,  sebagian India, adalah familia Bos, tidak ditemukan betuk liarnya,  badannya besar, berat hidup betina mencapai 400 – 500 kg, sedang pejantan sampai 1300 kg. Bos taurus taurus dari Europa dan Bos taurus indica dari India utara. Sebaliknya dari Bovinae dan Bos yang sama asli berevolusi di tropik basah  adalah   Bos banteng, berat hidup betinanya hanya 200 – 250 kg, pejantan sampai 800 kg. saja, dalam keadaad liar masih ditemukan di Jawa Timur dan Bali
Menghitung kerapatan kelenjar keringat sebagai tanda kemampuan fungsi kulit  mendinginkan tubuh, secara objective dikerjakan dengan menghitungnya per centimeter persegi kulit, dan dibagi dengan berat hidupnya. Ternyata sapi susu dari steppe Russia, ..sapi Krasnostepnoi skot.....yang kakek moyangnya hidup di padang rumput yang panas, di Asia tengah pada permulaan domestikasinya  tetap  digembalakan di steppe yang panas  dengan  kelembaban relatipnya juga rendah,  rerumputannya juga cenderung kasar.....karena menahan kekeringan udara luar.  Ternyata sapi susu Krasnostepnoi skot mempunyai hitungan kelenjar keringat yang lebih tinggi dari sapi susu Hosltein Frisian dari Belanda, ( Penelitan  Aklimatisas Akademmi  Nauk di USSR th 1950 di Selatan Lokasi Pengamatan  Aklimatisasi  terhadap Krasnostepnoi skot). Sebaliknya, sapi susu Holstein Frisian hidup sudah berabad abad di Indonesia dibawa oleh Belanda, dan selalu diimport  hidup, baru  sedikit penyebarannya, karena umurnya tidak panjang, mudah terserang TBC (sapi), meskipun sudah dipiara di pegunngan diatas 1500 – 2500  meter diatas muka laut, berkelenjar keringat relatip  sedikit dibanding dengan berat badannya ( penelitian IPB Bogor th 1954 di Majalah Hemera zoa – Fakultas Kedokteran hewan dan peternakan)
Sedangkan pada Bubalus mindoroensis/ kerbau Asia Tenggara,  wilayah tropika  basah. 20 -30 persen lebih kecil dari kerbau  india Bubalaus arnee, Sedang yang masih liar Bubalus depresicornis/anoa  beradaptasi dengan situasi dan kondisi hutan tropis basah, di Sulawesi dan Kalimantan.  Menjadikan berbadan jauh lebih kecil..... tinggi gumba hanya satu meter, berat badan lk 75 - 80 kg saja.
. Merurut azas Genetika formal sifat kontet ini sudah ter catat di gene dalam cromosme, .  Menurut dasar pemikiran a’la Pak Michurin,  binatang liar keluaga Bos dan keluaraga Bovinae ini seperti binatang liar yang lain, di iklim propis basah tubuhnya cenderung kecil,  sebagai reaksi aklimatisasi selama ribuan tahun dilingkungan itu,  menjadi sifat  sudah diberikan oleh alam .... cenderung jadi dominan dan konservative, sulit digoyahkan, oleh sifat species yang sama terbentuk belakangan di era domestikasi, artinya akan dominan  dari sifat populasi yang sejak domestikasi menjadi ternak dengan produksinya jang jauh lebih tinggi.  
Kita mau sapi atau kerbau, untuk dipelihara disituasi dan kondisi  iklim tropika basah, dengan produksi tinggi.  Kalok kita mulai dari gene, kita ndak tahu harus mulai dari mana, padahal menyangkut beaya, tenaga, dan waktu..... Karena di desa desa anak anak bayi sudah banyak yang menderita gizi buruk dan tumbuh kontet.   Sedangkan susu adalah asupan wajar untuk bayi apa saja, mestinya lebih mudah didapat di suasana agraris, didesa desa.  Syaratnya harus menguntungkan, jadi produktivitas susunya  melewati ongkos produksi.                                                                                   
Pak Michurin  memberi jalan dari pengalamannya, untuk kita pikir,  Hibridisasi antara kebau susu India sebagai pejantan dengan kerbau Mindoro sebagi induk dan resiprocalnya, untuk mendapatkan organisme hybrida yang berwatak elastis terhadap perubahan, umpama iklim tropik basah....... diambil F1 nya, untuk memperbaiki adaptasiya terhadap iklin triopik basab, mengawikan kembali bergenerasi generasi, sampai mendapatkan bentuk kerbau susu yang baik, didapat dari sifat kerbau susu dari India, apapbila bybridisasi ini kurang berhasil, maka masih bisa menempuh jalan hybridisasi dengan bentuk liar, kebau depressixcornis, demi memperoleh hybrida yang lebih plastis.  Akan  memperoleh cultivar dengan tinjuan pengalaman pak Michurin, bahwa organisme hybrida dari verietas yang jauh, ( kerbau susu india dan kebau liar depessicornis) ini akan lebih bersifat plastis bisa mudah berubah dari sifat kedua parental stocknya. Agar sifat produktivitas susu  tetap jadi tujuan maka diperkuat  dengan perkawinan balik ke fihak betina  (karena dalam hybridisasi ini diambil induk kerbau susu india mencegah kesuliatan melairkan bila kita pilih  induk kerbou anoa yang jauh lebih kecil) disertai perlakuan  makanan dan pemeliharaan seadanya di pedesaan, supaya generasi berikutnya dan berikutnya jadi lebih kuat sifat sifat yang unggul itu melekat, dan daya aklimatisasi terhadap iklim tropis basah lebih baik.
Demikian pula hybridusasi antara sapi susu local dengan sapi susu Krasnostepnoi skot dari Russia selatan.
 Semua itu sangat dipermudah dengan adanya metoda pengiriman semen pembekuan cepat denga nitrogen cair, yang dapat menyimpan semen lama...... dengan teknik mencairkan kembali  dari pembekuan cepat ini, sudah lama umum di negeri kita ini, karena sudah program Pemerintah, sejak lama.
 Sapi susu India adalah Bos taurus indica  yang juga sesama Bos taurus taurus di Europa Bos taurus turus,  Sedang banteng asli dari tropika basah hidup liar........ Mungkin ada persamaan dengan sapi susu Krasnostepnoi skot .... dengan Bos banteng,....sejak zaman kutub utara masih hutan tropis ?                      Tandanya, terjadi pengerdilan badan karena beradaptasi yang sangat lama. Alias berevolusi menuju menyesuakan diri pada iklim tropis basah zaman itu........ dan berangur ansur menjadi savana sub tropik panas dan kering berselang seling dengan lembab ringan pada musim panas, dan sejuk pada musin dingin setelah poros kutub bumi seperti sekarang. Sedang  banteng kita ada di iklim tropika basah, dari sebalum perubahan arah poros  kutub bumi itu sampai sekarang  masih disekitar sabuk trpis basah.
Sehingga sangat besar kemungkinannya memperbaiki produktivitas sapi susu Grati, yang seluruh populasinya adalah hybrida antara sapi jawa hasil silangan dengan sapi India Onggole dengan banteng piaraan sedang sapi jawa keturunan banteng dan sapi kerja india hasil perkawinan alami yang reciprokal sejak lama, dan dengan betina sapi Holsten Frisian yang lahir di Jawa yang kurang produksinya dijual ke rakyat. Jadi sapi Grati betina, kadang ada keturunannya  yang masih banyak memiliki konstitusi tubuh sapi susu, si sapi susu cuntik ini, bila dikawinkan suntik dengan semen sapi Krasnostpnoi skot semem beli dari Pussia disismpan di Bandung dulu. Menunggu panggilan dari Grati, demi memperoleh kemampuan memproduksi susu lebih baik di kondisi humiditas tinggi iklim tropika basah, yang penting memperbaiki produktivitas susu sapi Grati yang  baru ini, dengan mengawinkan balik berulang ulang guna mendapatkan generasi yang sesuai dengan iklim dan suasana pedesaan Nusantara, rata rata tropik basah di Sulawsi Utara kejadian seperti sapi Grati juga ada, karena Belanda banyak yang bermukin disana.
Dengan meluasnya upaya pemerintah Indonesia mengadopsi teknologi baru kawin suntik   (Artificial insemination ) dengan semen beku, yang sudah secara luas dipraktekkan di Indonesia sekarang, akan sangat memudahkan rencana peningkatan produktivitas susu dan daging, dengan hybridisasi dan perkawian balik kearah peroduktivias,  dengan beaya yang lebih murah, hnaya beaya pengiriman semen beku, dengan paket udara.......
Sapi Grati yang kenyatannya adalah populasi hybrida yang belum terarah, bisa memperoleh arakan ke penyesuaian dengan kodisi pemeliharaan sapi susu di desa desa, tapi denga  prdotivitas sapi susu yang baik, ,menjadi upaya yang sangat mungkin dijalankan. Sehinga mutu asupan makanan bayi di pedesaan dapat di perbaiki, untuk memberantas pertumbuhan yang terhambat dari bayi dan anak balita kita, dari kontet masal. Adalah upaya dari ilmuwan kita dan Negara memberikan susu sapi sebagai asupan wajib dengan mendapatkan sapi susu dengan produktivitas baik, yang tidak terlalu menuntut...... bisa. 
Memang memperbaiki kualitas sapi pedaging di Indonesia sudah dilaksanakan menuruti selera sang diktator  32 tahun.......yang tahunya hanya sapi pedaging,  tanpa mengindahkan daya adaptasi ternak sapi hedat itu kepada lingkungan tropik basah, bila perlu kandangnya dipasang AC, konversi pakan  terhadap produksi daging, yang herus dibewrikan kepada  bibit sapi keturun Bhahman sehinga menaikkan beaya pemeliharaan. Standard produksi daging adalah sapi Braman Angus dari Amerika yang berat hidup pejantannya mencapai 1300 -1500 kilogram, sama sama Bos taurus  taurus, memang sapi pedaging Braman ini berbadan besar, dengan mengambil sifat tahan udara panas kering sapi Brahman  rnaches Texas Amerika Serikat....... sehingga berlawanan dengan hukum alam  tropis basah, yang sebaliknya, meskipun sangat membuat bangga hati pecinta sapi di ranch Tapos...milik .ex. Presiden  RI selama 32 tahun, Jendral Suharto alm , yang di terlantarkan oleh putra putrinya karena lebih suka memelihara konglomerat hitam sangat inovative dengan quangxi jaman jaya jayaua sang ayah *)







Jumat, 31 Januari 2020

SERI 1 HUKUM SIFAT ALAMI ORGANISME HIDUP


Seri 1       HUKIM  SIFAT ALAMI ORGANISME HIDUP

DIKEMBANGKAN MENURUT AZAS I.V. MICHURIN
SEORANG PRAKTISI PEKEBUN, RUSIA ZAMAN TSAR abad 19
Sifat tumbuhan/binatang yang bisa  diwariskan kepada keturunannya  berdasarkan  sel yang normal pada organisme tingkat tinggi, telah ditandai oleh Ivan Vladimirowich Michurin  sosok praktisi pekebun dengan tanaman apel dari Rusia pada akhir zaman kekaisaran abad ke 18/19 profesi aslinya adalah Pegawai Jawatan Kereta Api Kekaisaran Rusia, tepatnya bagian sinyal. Selama hobbynya yang dijalani sepanjang hidupnya yang lama, disambung dukungan Pemerintahan USSR dengan carier sebagai seleksionis yang kreatip telah menciptakan cultivar buah buahan sub tropik ratusan macam........dengan dasar metodanya sendiri yang unique.

Salah satunya:
Pecinta kebun buah buahan I.V. Muchurin, sosok  pegawai menengah Jawatan Kereta Api Kekaisana Rusia,  mendambakan bisa menanam apel jenis selatan yang bersifat baik  pada warna buah, rasa, dan ukuran buah, juga kemampuan berbuah lebat – di situasi utara dengan garis lintang geografis ( latitude) sekitar 60 – 75 derajad, xekitar garis lintang utera. Sebab alam menghadiahi derah lintang geografis yang diutara ini apel  yang rasanya bnnyak kearah asam. Cita cita yang sangat wajar dari pecinta apel yang mempunyai kebun di daerah iklim itu.
Sebagai pegawai jawatan kereta api, Michuirn mempunyai pengetahuan mengenai perjalaan kereta api Rusia, dan mempunyai sahabat kawan kekerja di kedua wilayah yang watak iklimnya berbeda beda ini, dari wilayah dekat batas wilaya sub- tropik, dekat dengan Moldavia diselatan dan dekat dengan wilayah dekat lingkar iklim dingin Propinsi Tambov di utara.
Timbul dalam pemikirannya....... seandainya dia, pada musim semi dan musim panas.  mengambil mata tunas jenis apel dari selatan- nyaris dekat  Bulgaria disambungkan ke batang bawah apel daerah utara secara bertahap merambat ke utara, setiap periode adaptasi beberapa tahun musim dingin.( beliau menamakan ini sisti mentor)....semakin ke utara dengan menggunakan batang bawah apel asli setempat... bila si mata tunas apel selatan yang diasuh oleh batang bawah apel penghuni asli wilayah yang semakin keutara.....ini bsa survive beberapa musim..tinggal   memberikan waktu “mondok” disetiap lokasi  pemondokan beberapa tahun untuk adaptasi iklim yang semakin dingin pada musim dingin dan jam sinar matahari semakin panjang..... Pak Michurin brfikir, mungkin dia akhirnya mendapakan mata tunas apel selatan yang dia idamkan, mata tunas aple selatan yang sudah berhasil survive dalam menjalani metodas “mentor” ini dikebunnya sendiri di utara, yang biasanya hanya dihuni apel setempat yang berbuah asam, khas rasa apel daerah utara. Karena batang atas ( mata tunas)  yang disambungkan sebetulnya sudah bertahap dipindahkan dari asil “ mondok “ pada batang bawan apel setempat dan beradaptasi berangsur angsur beberapa tahun dihidupi oleh batang bawah apel yang berasal dari apel yang tumbuh semakin di utara Negarany Ide orisinil dari seorang pecinta buah buahan untuk menanam di kebunnya di daerah utara yang berbuah mirip dengan sifat apel selatan.
Dengan cara memondokkna mata tunas apel selatan  batang bawah apel asli kebun pak Michurin, sampai berbuah. – Tentu saja rasa manisnya   serta ukuran buahnya rata rata belum jadi object pengamatan secara rinci.....asal masih serupa induk aslinya saja, tapi dia telah berhasil menanam apel selatan sudah bisa  hidup dikebunkan sampai berbuah di kebun pak Michurin diutara dengan selamat melewati musim salju yang jauh leih dingin dari daerah asalnya. Tetap saja para pakar Genetika menakan metoda ini adalah metoda unutk mendapatkan “modifikasi” sifat aple selatan – yang definisinya adalah lerubahan gene oleh pengaruh lingkungan, yang tidak dapat diturunkan ke generasi generatip maukun mewrubah sifat gene apel selatan. Bahwa pohon yang berasal dari mata tunas yang sudah mengalami akibat sistim “mentor” ini – setiap mata tunasnya mempunyai potensi untuk tahan terhadap iklim yang lebih dingin...... tarcatat – di memori “gene” yang sudah mendapatkan perlakuan  sistim “mentor” ini. Kan beda dengan munculnya gejala “subur” setalah dipupuk – dimana sifat subur adalah sifat “modifikasi” bentuk akibat  metabolisme setiap tanaman. Pada watku darurat dalam situasi di boycott perdagangan dengan Negara Europa yang lain, para seleksionis dan ilmuwan USSR tidak sempat membedakan dengan bertele tele perkara perubahan sifat dari tanaman atau hewan piaraan – Asal ada gejala pebaikan produktiyitas maupun kualitas yang bisa diandalkan pada F1. F2 dilingkungan budidaya yang  ada di lokasi, sudah memadai untuk dikerjakan di praktek seleksi budidaya diseluruh Negara.

YANG SAYA KAGUMI DARI KARYA BELIAU ADALAH KETELATENAN     DAN KETANGUHAN KERJA MENYELESAIKAN “PEMONDOKAN” MATA TUNAS APEL SELATAN DI BATANG BAWAH APEL SETEMPAT, DENGAN MEMBERI KESEMPATAN BERADAPTASI BEBERAPA TAHUN...... TERUS DIPINDAH LAGI, DENGAN CARA DIAMBIL MATA TUNAS TERBARUNYA DAN DISAMBUNGKAN DENGAN BATANG BAWAH APEL LOKAL SEMAKIN KEUTARA........ AKHIRNYA TIBA DI KEBUN PAK MICHURIN DIUTARA DAN DISAMBUNGKAN KE BATANG BAWAN APEL KEBUN PAK MICHURIN BISA HIDUP DAN BERBUAH......... SEANDAINYA ADA LIMA TAHAP PEMONDOKAN,  DAN SETIAP TAHAP PERLU TIGA EMPAT TAHUN....... KAN BAPAK PEGAWAI KERETA APIA INI PERLU WAKATU 5 X 4 TAHUN SAMA DENGAN 20 TAHUN KERJA ISTIQOMAH, BARU SAMPAI KE KEBUNNYA DI PEPINISI TAMBOV TURUNAN MATA TUAS JANG MENDAPTKAN PERLAKUAN MENTOR APEL SETAMPAT BARU SAMPAI DI PRPINSI TAMBOV DIMANA KEBUNNYA BERADA .
TERNYATA, APA YANG DIA DAPAT DARI KERJA SELAMA ITU, ADALAH APEL SELATAN YANG HIDUP DI BATANG BAWAH APEL UTARA, BERBUAH..... SEPERTI  YANG  DIA DAMBAKAN SEKIAN LAMA....... TERNYATA RASA APEL SElATAN YANG MANIS DAN LUNAK RENYAH ITU JUGA BERUBAH HAMPIR SEPERTI RASA APEL DARI UTARA, MESKIPUN DIBIASAKAN BERTAHAP TERHADAP IKLIM UTARA YANG LEBIH DINGIN BISA DIATASI DENGAN PENGARUH DAYA TAHAN TERHADAP IKLIM DINGIN BATANG BAWAH
Setelah revolusi Oktober 1917, kekaisaran Rusia Runtuh, diganti dengan kekuasaan kaum Bosyewik, pekerjaan I.V Michurin mendapat dukungan ideologis Komunisme di Negara baru  USSR. Para sarjana dan peneliti Pertanian di USSR, sangat tidak sabar, bahwa coleganya menyibukkan diri dengan meneliti lalat buah Drosophyla melogaster, seperti para koleganya di Europa dan Amerika karen lalat ini sangat cepat berkembang biak, dan tanda tanda sifat gene sangat mudah ditengarai seperti bercak di sayap, warna mata, dan garis yang melintang perutnya, melanjutkan theory bahwa gene adalah pembawa sifat yanng “tertulis” disepanjang cromosome yang cuma sediikit jumlahnya ini,  sangt membantu peneloitian gene sebagi sat satunya pembawa sifat organisme...... Ilmuwan Biology dunia  terpesona pada ilmu Genetika, yang penampakannya menyatakan gene di satu lokus cromosome adalah penbawa sifat pada organisme pada umumnya.  
Pada  pada th 1917 Negara USSR baru berdiri dalam pem-boycot-an. menyusul masa perang sampai 1941 deserbu Jermatn Nazi denan niat perang pemusnahan. Jadi pemenuhan kebutuhan buah buahan ydan sayuran  sangat strategis, sebagai sumber vitamin terutama vit.C –  pekerjaan I.V. Michuirn sangat membesarkan semangat orang Rusia komunis USSR, sebab wilayah iklim dan hamparannya sangat beraneka ragam. Para peneliti agronony yang tidak  banyak jumlahnya,  tidak ada waktu untuk Drosophyla, sebaliknya memperluas upaya meyoda Michurin  – demi pengadaan buah dan sayuran..... sampai penggunaan hypant yaitu buah bunga hias mawar yang tahan selama musin dingin di utara ternyata mengandung Vit.C cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan vitamin C inipun dkebnkan diutara,  iipun diextract  sebagai sumbert Vit C penggnti sayur dan buah, dalam suasana perang  dimusim dingin.
Sampai tahun 1960 , Saya baru belajar ilmu dasar Pertanian di UGM Yogyakarta....... bertemu dengan ilmu Genetika yang sudah disusun untuk dipelajari di tingkat propadeus...... sampai belajar dengan penuh pertanyaam – bagaimana kita bisa dapat sapi yang tahan udara panas tapi sehat dan susunya banyak, bagaimana kita memelihara sapi sehebat sapi pedaging Shorthorn dari Inggris.
Karena Genetika yang diajarkan kepada kami di tingkat popadeus, diilhami penelitian  yang menjadi dasar bahwa “gene” adalah pembawa sifat kerturunan setiap orgamisme tingkat tinggi di alam kita. Jadi mengubah tumbuhan atau hewan piaraan dan memperbaiki sifatnya yang berguna, ya harus mengubah “gene” yang bersangkutan. Ternyata sampai kapanpun dengan ilmu Genetka formal tidak akan bisa, karena menyangkut ribuan gene, dan jutaan kombinasinya dari gane yan sub icroscopis, berjajar dchromsome setiap linti sel organisme dalam perkawinan gamet. Kami siswa fakultas ilmu pertanian sangat kecewa dengan pengetahuan kami,   perkara Kacang polong dan lalat Drosophyla yang kami pelajari dua semester penuh.
Sebelum Watson & Crick th 1952 meng-indikasikan bahwa gene ini adalah tiga serangkai dari DNA ( hanya ada empat DNA timin guanin adenosin, dan sitosin dengan seluruh combinasi dari urutan rangkaian tiga tiga diantaranya empat macan senyawa DNA ini,  sudah cukup buat pesan (code) sintesa dari salah satu asam amino “batu bata” senyawa protein esensial dari tubuh flora dan fauna tigkat tinggi yang sudah nmenggunakan gameet jantan dan betina  ( macro molekul jang berat atomya sanpai 30.000). Karena  asam amino esensial bahan dasar macam macam protein fauna ada 20 macam, sedang pada flora hanya sekitar 16 – 17 macam. asam amino esensialnya. Apa yang akan disintesakan jadi macro melekul bermacam ragam protein itu, termasuk enzime dan hormon, maupun komponen dari jaringan lunak tubuh dan jaringan pengikat pendukung tubuh colagen tulang belulang maupun lignin dari celulosa  jaringan pendukung kayu kayuan, atau calcium dihidroksida pada karang laut, atau cangkang chitin pada serangga - jadi semua jenis potein....ya dari buket asam amino ini. “gene” dalam satu locus di cromosome, dinamakan kelompok “codon” . sampai sedalam itu........ Sementara itu dalam praktek seleksi tumbuhan dan hewan piaraan yang sangat terspesialisasi untuk bermacam macam tujuan manusia, masih memakai cara yang lebih praktis....... tanpa bisa menjamah keberadaan “gene” versi Genetica formal..
Bidang peelitian ini sudah beralih ke bidang penelitiian dan bidang terapan Biologi molekuler – dengan ilmu Biokimia sebagai dasar. Hasil kerja mereka dengan alat moderen sampai ke pengubahan dan penyambungan rantai DNA – yang menghasilkan organisme “transgenik” seperti gene kapas yang disambung dengan  gene bacteri Thuringiensis yang menghasilkan sacun mematikan bagi ulat Spodophterae, seperti S. Litura, Earias fabia hama kapas yang sangat sulit diberantas karena hidupnya makan biji kapas dalam buahnya tidak penah keluar. Hanya menggunakan pwertisida yang berbahaya bagi manuisa juga.... sejenis organo phosfat dan Carbamat yang sistemik di tumbuhan,  disertai sifat yang bisa meresap di kulit manusia. Jang bisasa mambuat organisme transgenik hanya para alkhli biokinia khusus DNA dan keluraga besarnya – kita hanya bisa membantu bahwa tansgenik kapas ini masih bersifat dalam rangka kultivarnya yang masih tidak ikut berubah  dilapagan – dengan tambahan sifatnya .... bila ada larvae Earias fabia atau S. litura makan dsedikit bagian dari kapas transgenik ini, daun atau bakal buahnya, si ulat pada tingkat instar keberapapun .......langsung sakit perut dan mati. Tapi memang si hama itu adalah pabrik kimia miniatur buatan Gusti Allah.... detik ini kemungkinan besar sudah ada strain yang tahan, setelah 10 tahun culivas transgenik ini ditanam, artinya resisten terhadap racun bacteri Thuringiensis.... jadi ya nggak mati..... terus jadi hama lagi.
Pak Michurin dari Rusia,  Pak Burbanks  dari Iggris, pak Pak Ibrahim  peternak kuda Arab, Pak Gupta dari India atau pak Kromo dari Jawa, sama sama tidak melewati jalan pendalaman gene ini dengan bersusah payah masuk ranah sub microscopic “gene”, atau malah ke ranah sintesa macromolekul protein batu bata macam macam jaringan jaringan. Tapi selama ratusan bahkan ribuan tahun telah berhasil memilih piaraanya atau tanamannya – toh dalam kurun waktu itu sampai sekarang sudah menciptakan jenis jenis “unggul” (untuk keperluan manusia) dari jenis liar yang diciptakan oleh alam.......... lha gimana caranya. ?
Para petani dan peternak dari seluruh kebudayaan Dunia, mendapakan “tanaman atau ternak” budidaaya dari binatang atau tumbuhan alam liar..... baik ........ trus dipiara..... artinya kebutuhan hidup piarannya sebagian atau seluruhnya disediakan oleh manusia demi daya gunanya bagi manusia, secara kontinue dan bermutu kurang lebih cukup buat kebutuhan kuantita  kualitasnya,....sejak  itu,  MANUSIA MEMBUDIDAYAKAN HEWANTERNAK DAN TANAMANNYA Sudah bukan sekedar pengumpul makanan. SEJAK INILAH MANUSIA KENAL SIFAT SIFAT ALAMI YANG DITURUNKAN KE KETURUNANNYA......... DAN MENGUBAH SELURUH KETURUNAN HEWAN TERNAK ATAU TANAMAN BUDI DAYANYA, .....SEHINGGA SIFAT SIFAT JANG BERGUNA BAGI MANUISA MAKIN BISA MENONJOL, DIANDALKAN BISA ADA PADA GENERASI GENERASI TANAMAN ATAU TERNAK, YANG DIBUDI DAYAKAN PADA GENERASI BERIKUTNYA, KARENA BILA TDAK DEMIKIAN MANUSIA MERASA RUGI.....BILA BUDI-DAYANYA TIDAK MEMUASKAN HASILNYA. Apalagi bagi peternak sapi, yang rata rata beranak satu dalam satu tahun..... dan umur reproduksinya nyaris dua tiga tahun paling sedikit, .....hanya mendapat keturunan tanaman atau hewan budidaya yanfg tidak  berkualitas, tidak sesuai dengan harapannya, berapa lama dia mengalami kerugian penrunan produksi ?
Setiap peternak sapi di Inggris, mempunyai pengetahuan tanda sifat baik pada sapi yang akan diiturunkan ke generasi berikutnya.... digabung dari dua parental stock yang mereka pilih dengan segenap pengalamannya, dalam ginealogi setiap individu tumbuhan atau ternak yang dipiaranya.........mngkin pengalaman kakek moyangnya yang diajarkan turun temurun, secara empiiris  Jadi F1 yang hanya lahir  satu setiap tahun, telah dipilih dari pasangan dan individu yang ginealogi  baik dan cocok saling mengisi kekurangan dari kedua parental stocknya. Mereka juga TELAH MENANDAI SIFAT ALAMI indivdu ternak atau tanaman. YANG AKAN BERGUNA BAGI MANUISA.
Lain dari para seleksioibis di dunia, Pak Michusin dalam pengembangan mengeai  ini pak Michurin sadar dan menandai sifat yang konserfative bertolak belakang dengan sifat sifat yang mudah berubah atau labil  dalam setiap jenis hewan ternak atau tanaman budidaya.. Sifat konserfative pasti berguna sekali di kehidupan liar secara keseluruhan, sedang sifat yang labil, artinya mudah berubah di kerurunannya hanya didapat dari hewan aau tumbuhab hasil perkawinan snlang atau baru muncul entah di lingkungan alam liar atau dilingkungan pemeliharaan masuisa dengan perkawinan silang
JELASNYA: SIFAT SIFAT YANG AKAN DIWARISKAN KE KETURURUNANNYA, YANG ASALNYA SUDAH DARI ALAM LIAR YNAG LEBIH KUNO AKAN SELALU DOMINAN TERHADAP SIFAT SIFAT YANG TERJADI ERA BELAKANGAN  ATAU DALAM PROSES DOMESTIKASI.PADA FI HASIL PESILANGAN ATAU ORGANISME HYBRIDA
Metoda dari menandai ini saja, sudah sangat membantu mencari pasangan gamet agar bila dipakai mencari keturunan yang ideal, bisa diprediksi sifat sifat baik dari kedua parental stock yang akan timbul.
Sepanjang abad yang lalu, dalam praktek terjadi saling menjauh antara Ilmu Genetika dan Pengetahuan Seleksi dalam budidaya tanaman dan ternak piaraan.
Untuk menjelaskan hasil seleksi selalu intuisi sang seleksionis sebagai praktisi muncul lebih dulu menjadi dasar dalam memilih kedua parental stock dengan harapan akan di turunkan kepada sebagian F1, 2, 3. 4 sehingga bisa ditetapkan sebagai kelebihan cultivar baru. Setelah itu baru bersusah payah menyesuiakan nama “sifat yang diturunkan” dengan kode kode nama gene, yang menyangkut pekerjaan seleksinya. Sehingga dapat dimengerti oleh para ilmuwan Genetika dan mahasiwanya.
PADAHAL DALAM PRAKTEK SELEKSI, YANG DIPAKAI ADALAH “INTUISI” SIFAT BAIK APA YANG DIHARAPKAN DITURUNKAN SECARA DOMINAN DARI PASANGAN PERKAWINAN GAMET. Sedang intuisi ini oleh Pak Michurin diperjeas dan dipertegas dengan kenyataan sifat yang diperoleh dari alam dan sifat yang berubah karena sifat itu labil. Oleh pak Mcyurin apabila sifat yang masih labil ini seperti apapun akan bisa driubah dengan pewrkawinan balik dan bila sudah bagus akan dipertahankan sampai ke keturunannya, akan diusahakan menjadi stabil dengan mengawinkan balik ke ginealogi yang cenderung  mempunyai sifat mendukung penguatan itu...... kan seleksionis jadi bisa mempunyai langkah maju unutk optimis – karena metodanya jadi jauh lebih jelas – itulah jasa pak Michurin, memperjelas falsafah seleksi tumbuhan dan ternak budidaya...bisa menjdi suluh kaum seleksionis... sehingga menyingkat waktu mendapatkan bibit yang unggul*)
Apa perlu dtulis seri 3 ?

Selasa, 21 Januari 2020

DONALD TRUMP DONALD TRUMP


 Seri ke 1
DONALD  TRUMP  -  DONALD TRUM
HARD POWERNYA AKAN KALAH MEAWAN SOFT POWER, WALAU DI AMERIKA
Ya, karena janji kanmpanye- dia,  bila  terpilih oleh rakyat Amerika Serikat , dia akan  mengangkat Amerika Serikat  ditempat yang sangat dibanggakan oleh rakyat Amerika Serikat ini.  Tidak akan membiarkan para migran/wisatawan terutama dari Arab muslim, mengacak acak hidup warga Amerika Serikat di negaranya sendiri. seperti yang terjadi pada World Trade Centre di New York. Amerika Serikat Pemegang kekuasaan  tanpa tandingan di Dunia.
Sekarang dia menjadi President Amerika Serikat, yang sudah dua ratus lima puluh tahun lebih juga merangkap jadi  Kepala Negara,  dalam Republik dengan sistim  Pemerintahan Presidensial,  seperti di Indonesia.
Bila keterbatasan sekaligus kelebihan kita disini adalah kemajemukan peghuninya, yang masih dalam alam fikiran feodal,  disana sudah menapaki alam pikiran demokrasi,  maka di Amerika Serikat kelebihan dan sekaligus menjadikan keterbatasan Amerika Serikat adalah kecintaan  rakyatnya akan kebebasan, gaya free fight liberalisme. Yang sudah sangat cocok dengan kondisi negaranya yang memberikan segala kemungkinan seperti digambarkan dalam buku “ The Land of Plenty”. Thomas Mann, dengan tumbal bangsa kulit merah yang masih dalam taraf penggembala bison, mereka dihabiskan,
Bila kecintaan rakyat terhadap kebebasan ini ditangkap oleh calon presiden dan divisualisasikan dengan mudah kapada rakyatnya, maka Sembilan  puluh persen dia akan jadi Prsiden. Pokoknya yang dikorbankan sebagai tumbal bangsa lain yang masih dalam awal pertumbuhannya kayak bangsa kulit merah, mungkin  bangsa padang pasir, atau bangsa lain.
Kenyataan-nya di  planet kita, kebebasan hanya diperoleh dengan KEKUATAN  ADIDAYA, KEKUATAN  FISIK-LAH YANG MENJADI  KUNCI  HAEGEMONY MUTLAK . bangsa yang sudah tinggi kebudayaannya masih bisa bertahan, tapi tetep kerdil selamanya. Seperti bangsa penghuni penggiran dan kepulauan  Pasific-tropika, bangsa Polynesia dan Macronesia
Ini dapat divisualisasikan dengan terang terangan oleh Donald Trump, tanpa tedeng aling aling.
Melalui dua Perang Dnnia  dalam kurun waktu satu abad yaitu 1914 – 1917  dikenal dengan Perang Dunia I, dan 19 39– 1945 dikenal denga Perang Dunia II. Amerika  Serikat membuktikan  bawa dia adalah pemegang Haegemony Dunia.  Denga cara apapun, militer atau ekonomi. 
Kekuatan meliternya didukung rakyat dengan kata “ yes sir” dengan kepala tegak, mata mendelik, suara keras, mata medelik dan tegas.   Prajurit mereka didapat dari dukungan rakyat denga lotre draft/ wajib militer.
Dengan  sistim ekonominya yang   imperialistik,  yang tidak segan segan didukung oleh kekuatan militer, terbukti ampuh untuk menguasasi sumber daya alam seluruh Dunia.  dilaksanakan dengan terang terangan, tanpa basi basi.
Maka itu mereka memilih Donald Trump. Rakyat mengerti karena dia terang terangan bakal  membentengi Negaranya  dari  pendatang  dari Amerika Latin,  Menyadarkan migran dari Afrika akan kedudukannya,  yang bisa dideportasi setiap saat, menyadarkan orang Arab bahwa Amerika Serikat adalah sekutu dalam sistim Kapitalis, kalau perlu  sistim imperialis  bersama dengan  kelompok Negara kapitalis yang lain termasuk Negara Israel, China dan Rusia,  dia bukan bukan musuh Islam.  Sebab dengan dalih  apapun rakyat Amerika sangat terpukul  dengan ditubrukkannya pesawat penumpang Amerika sendiri ke Menara Kembar di New York dikenal dngan The World Trade Centre” dihancurkan oleh   orang Arab apapun alasannya.  Mereka tidak akan diberi keleluasaan apapun untuk bergerak  diseluruh Dunia. Ini harga mati rakyat Amerika sekarang , dan  berhasil  di visualisasikan  eleh Donald Trump, daripada oleh siapun yang lain.
Hillery Clinton sangat mengerti situasi bathin rakyat Amerika sekarang, tapi dia lebih futuristic oleh ideology    “etische politiek” menggunakan soft powerdengan hasil yang diharapkan sama, tapi beayanya bisa kurang banyak, belum sepenuhnya dimengerti oleh golongan menengah ,  pada akhirnya hasilnya toh sama saja :  Amerika Serikat adhidaya Dunia nomer satu, tanpa  pertentangan dari bangsa lain yang bakal merepotkan.   Hanya  akan lebih awet dan  lebih  murah, sesuai dengan epoche sejarah dan hari depan dunia manusia. Langkah langkah kampanyenya tidak akan sia sia, yang belum mengerti akan tahu, …………ya biasa,  rakyat dimana mana  telmi (telat mikir). Soft pwer lebih elegant dan lebih murah baik harta maunpun nyawa orang Amerika, bila dihitung dari beaya mengalahkan Saddan Hussain, Qaddafi, Osama ben Laden, Qasim Ibrahimi – dimulai dari perang dangan Iraq sampai selesai dengan bangsa Arab.
Problim bagi kita,  adalah memvisualisasikan kepada Trump  : Islam di Indonesia adalah damai, cerdas  dan mampu menjadi rakhmatan lil alamin,  meskipun seribu persen medukung rakyat  Palestina untuk mempunyai  negaranya sendiri yang berdaulat, Karena Kemerdekaan adalah hak semua bangsa sudah ditulis di UUD kita.  Jadi soal Pelestina dan Israel adalah soal Negara, menurut jalur diplomasi Republik  kita ini, kaum muslimin tidak usah  merepoti massanya, kan Pemeintah secara diplomatis sudah bekerja merunuti UUD nya?
Adapun kepentingan organisasi sosial dan organisasi politik kaum muslimin, adalah bermanuver,  supaya tidak dicurigai Dunia merunuti garis keras atau bermain slingkuh, berkhalwat  dengan garis keras, akan  membuat iritasi  Pemerintah Amerika Serikat dengan Presiden siapa saja. Sebab Israel bisa meyakinkan  Amerika  bukan hanya Donald Trump,  dia diperlukan jadi polisi menjaga kepentingan minyak disana.   Inipun harga mati mereka, sampai membunuh Gadafi, Osama ben Laden dan Saddam Hussain pun dilakukan.
Yang terbaru Jendral Iran Qasim Ibrahimi, wkatu ada di Irak,  dengan drone “ Reaper” yang  canggih dapat dikendalikan dari jarak ribuan km,  tidak bersuara dapat terbang setinggi 5000 kaki, Diprsenjatai dngan 4 roket yang bisa menghancurkan tank, ini telah menghancurkan konvoi kendaraan sang jendral Qasim  bersama mobil pengawalnya dari udara, waktu berkunjung ke Irak.  (Google search) Apa bedanya dengan eliminasi Bung Karno di tahanan rumah sakit, dengan tuduhan beliau PKI. ?  
Mr, Trump dengan pongahnya malah memamerkan keperkasaan Amerika Serikat...., yang memusuhinya harus menerima ganjarannya..*)


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More