Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

Jumat, 20 November 2015

FAKTA BARU, MAKIN RAMAI

Ada fakta baru:
PERLINDUNGAN DAN DUKUNGAN KEPADA PETANI PADI - PROGRAME PAK PRESIDEN JOKOWIDODO
11.34 AM  SUBAGYO KOESNO  NO COMMENTS

APAKAH ANDA SEKALIAN SUDAH SIAP MEMBELA PETANI?
Presiden Jokowidodo sudah mencanangkan akan menggunakan BULOG sebagai semula tugasnya, yaitu menstabilkan harga beras Nasional. Sejak pendiriannya jaman permulaan Orde Baru memang inilah tugasnya.  Pendirian BULOG diserahkan kepada Jendral Achmad Tirtosudiro
Bukan    rahasia lagi pilihan ini jatuh kepada pembangun HMI ( Himpunan Mahasiswa Islasm), karerna HMI sesudah dibubarkan oleh   rezim Presiden sebelumnya Sukarno, telah membina partnership dengan embrio Orde Baru. sebagai KAMI dan KAPPI Dalam perjalanan waktu organ logistic yang sangat strategis ini membina diri sebagai tulang punggung Alumni HMI.  So far so good. Dengan maraknya serangan wereng coklat dan bangsa wereng yang lain terhadap padi IR ( jenis baru dari   ( Rice Risearch Institute Los Banos Phillipnes)   maka salah satu jalan untuk mengendaliannya adalah menanam padi bersama sama di perluasan yang meliputi satu perluasan besar, jadi panennya nanti ya bersamaan. Lagipula semua padi jenis baru ini meskipun potensi panennya besar tapi tetap rontog, jadi tidak boleh terlambat dalam menentukan saat panen maupun mengajukan saatnya, semua mengandung kerugian terhadan panen.
Antara program Bimas Pangan dimana saya terlibat sebagai Penyuluh Pertanian, selalu ada gap antara saat panen dari luasan yang besar ( bisa meliputi satu dua kecamatan) selalu ada kemungkinan keterlambantan uang dari Bank Indonesia ke DOLOG – Depo Logistik) organ ini lini depan dari BULOG. Sedangkan petani sudah tidak bisa menunggu,  karena banyak hal antara lain padinya akan rontog disawah bila ditunda, tidak punya lahan terbuka buat menjemur bareng bareng, dan tagihan hutang untuk beaya hidup dan tagihan utang Bimas. Disinilah lapangan perburuan alami bagi para tengkulak gabah untuk beroperasi, membeli gabah dibawah harga dasar katakan antara 5% – 10 %, bila cuaca basah ( hujan sminggu terus terusan disambung mendung merata ) bisa sampai 20%. Sejak Bimas padi  dimulai seterusnya sampai 25 tahun pemerintahan Orde Baru, kejadian ini terjadi setiap tahun disebagian besar lahan sawah yang massive. Bagaimana nasib petani yang tidak mendapatkan harga dasar gabah ? Mereka  mengeluh namun diam, malah berlomba menanami kembali sawahnya karena beaya usaha tani masih relatip murah sebab dapat bocoran dari pupuk dan pestisida subsidi. Segera tejalin hubungan baik antara tengkulak gabah dan Dolog desetiap Kabupaten, karena Dolog sudah melengkapi diri dengan gudang gudang kelas satu minimum satu di setiap kabupaten. Situasi keuangan  Dolog tetap seperti semula selalu belum turun setiap ada daerah yang luas lagi panen. Bagimana nasib para tengkulak gabah, malah dapat kredit dari Kadolog karena si Ka, punya duit  ( katanya dari bank sudak turun), sesudah arealnya sendiri tinggal sedikit sawah yang belum di panen. Si tengkulak mencari lahan dimana saja tapi dengan harga gabah dibawah harga dasar, kualitas harus berdamai, toh ada jatah untuk dibagikan pada PNS  dan raskin nantinya ?
Selisih statistik areal tanam dan produksi beras per tahun antara Departemen Pertanian dan BULOG selama 35 taun Orde Baru adalah  kejadian kronis. selalu ada alasan buat import beras. Pedahal yang di  import itu adalah berasnya sendiri, hasil kulakan para tengkulak yang dikemas dengan kemasan import, lengkap dengan no L/C dan asal Negara dengan dokumen import abal abal dari Singapore connection, gunanya untuk mencuci uang, ini sangat perlu untuk kebebasan transfer milyaran rupiah, jadi ndak usah ngrampok toko emas segala, cocok ?
E e malah mereka yang Pelaksana Bulog zaman organ baru ini berlagak pintar menulis juga di Blognya, segala angka dimana mereka bermain nenstabilkan harga sembako dimasa Orde Baru. Yang inti sarinya pengendalian harga jual dari produsen/petani harus tetap rendah, dengan dumping barang yang sama dari import, yang dibantu sepenuhnya oleh kroninya para tenkulak.
 Dari sini ada hubungan kekeluargaan yang timbal balik saling menguntungkan antara tengkulak gabah dan Bulog. Sudah terjalin mantap se Indonesia, baik terhadap padi musim hujan maupun gadu prtama dan kedua, beserta kedelainya.
Hla iya BULOG dan DOLOG beserta Tengkulak gabah diseluruh Indonesia ( yang terpilih), lah petaninya bagaimana ?
Dari para petani yang dibawah koordinasi Golkar sebelum jadi Partai Golkar lewat kontak tani, tani maju dan tani andalan, sampai sekarang mereka tetap meneng manut mangan. ( diam nurut dan makan). Yang tidak, 3m,  mereka milih jadi pekerja migran, buruh dan TKW di kota kota, dan bekerja disektor non formal dikota kota. Masa petani PDI yang mestinya bebas dari cengkeraman tengkulak gabah (dalam pemikirannya), ternyata kader kader PDI di kabupaten dan kecamatan sebagian besar juga alumni HMI, toh tidak ada larangan. Apakah ada kader PDI yang bergerilya ditingkat desa untuk membela petani mengangkat harga dasar gabah sesuai dengan ketentuan waktu dolog punya uang dari BI ? Ini yang saya ragukan, sebab alasan formal bahwa duit belum turun adalah klasik dan tidak bisa diverifikasi oleh kader tingkat desa, tingkat kecamatan maupu tingkat kabupatem harus ada organisasi setingkat HMI di desa desa yang jadi pembela petani. HKTI Himpunan Kerukunan Tani Indonesi sudah dibeli Hanura, dengan ketua umumnyas Jendral Prabowo Massa PDI di desa desa apakah anda SUDAH SIAP membela Pak Jokowi menunjuk BULOG sebagai stabilisator harga gabah dan kedelai dan gula dan lombok
Sebagai organisasi kader yang sudah tiga generasi, terlebih meliputi para mahsiswa, dan lulusan perguruan tinggi dari S1 S2 sampai S3 sangat banyak dan sudah tiga generasi bercokol di Depatemen Departemen, Lembaga Lembaga Tinggi Negara, bila kepingin tahu kebesaran organisasi kader yang didirikan oleh Al Mukharom Ahnad Tirtosudiro ini baca di google dengan kata kunci "INDONESIA L] BOND ..." Pendeknya dari soliditas organisasi kader  ini pantas diacungi jempol. hanya dari sisi ideologi organisasi ini sekarang nampak mengalami keguncangan besar sehingga dapat dikatakan ayam  bertelur di lumbung, mati kelaparan.
Islam penuh dengan pelajaran dan tuntunan untuk menjadi makhluq Allah yang terbaik, dalam ujian waktu, lebih dari 40 tahun dari pendiriannya,  banyak kadernya yang tidak bisa menunjukkaan keteladanan Islami tanpa di blow up dengan tujuan politik dari kekuasaan, tidak dapat menunjukkan sebagai rakhmatan lil alamin. Yang di BULOG sendiri bertebaran nama nama yang terpidana korupsi, misalnya Bustanul Airfin tersangka korupsi pembelian lahannya Tommy Suharto seharga 35 milliar 1978-1983, Beddu Amang sempat di vonis pengadilan korupsi,  Profesor ITS Rahadi Ramelan sempat mendekam dalam penjara, Wijanarko Puspoyudo dipecat dan di vonis, Sapuan Wa Ka Bulog juga pernah jadi terdakwa korupsi. Belum termasuk banyak eselon kedua seperti Budi Adji yang punya pesawat sendiri masih banyak lagi hampir semua kader HMI. Lantas yang menjadi Ketua partai Islam sehingga Partainya jatuh jadi gurem seperti PKS an PPP - Lutfi Hasan Ishaq, Suryadharma Ali, Sayid Aqil siraj, Akil Mochtar, Hamka Yamdu dsb., kena apa ?
Ya karena dari standar ideologi yang bertentangan, melawan Amerika dengan praktek kekerassn Zionisme, atau mempertahankan aliansi dan mengharapkan bantuannya bila jadi single power holder kelak, seperti Jendral Fatah al Sisi, tapi Amerika melihat track record para kader ini, paling tidak, pengikut aliran Wahabiah apa tidak, ternyata bagi Amerika  Ahlul sunnah wal jama'ah a"la Utan Kayu lebih rasional dan anti kekerasan. toh sdah menelorkan tokoh semacam SuSa bekerja sama denga SN yang memberi posisi kunci pada Freeport, untuk diam sebagai emas atau membantah sebagai detergen mencuci nama yang memang sudah  bersih dari RI 1 dan RI 2 ini fakta baru bulan Nopember 2015  Geger Freeport. maunya sikap itu bisa ditempuh nurut bagainng posistion yang dipegang Freeort itu bila demi nama baiknya RI 1 dan RI 2 dimata rakyat, bila mereka merasa teganggu.
Sampai segitunya untuk mendapatkan kepercayaan dari AS. Maksudnya untuk melakonkan bom bunuh diri politik, senyampang belum disapu, saking sudah bobroknya  track record mereka, pura pura. saling hantam siapa yang jadi calo preman menjual RI 1 dan RI 2. Sedang sananya tenang tenang saja, trus mau apa ?. Lha sudah kadung RI 1 dan RI 2 disebut sebut. Pernyataan Freeport pikir mereka jadi comoditas dalam bagaining perpanjang kontrak.
Baiknya rakyat tetap percaya bahwa Jokowidodo Ksatrya asuhan Ki Bodronoyo bukan asuhan Togog.
Para kader HMI, ( terakhir nampak di demonstrasi hari peringatan Kebangkitan Nasional di Jakarta -pengikut demo dari HMI  dan Muhammadiah rusuh dan membakar ban seperti layaknya demo mahasiswa  garis keras) semua menganggap dirinya membela Agama dan berjihad membela  Islam yang sangat luas, dengan kesempitan pemikiran, setiap faksi saling tarik menarik dengan adu otot ( ditimur tengah malah dengan senjata berat ) bahkan datambahi kader pertama paling senior sampai yang baru mendapat jabatan, apalagi  yang nangkring diatas Kekuasaan Negara malah mengumbar nafsu syahwat sehebat hebatnya dibidang harta, tahta dan wanita seprti LHI dan SDA. mungkin sebagai kamuflase dari incaran CIA, meunjukkan dikemanakan duit curian segitu banyak itu, ya buat main permpuan, judi, beristri lagi , habis, penimbunan uangnya dengan tujuan apa, masih tersembunyi, kan lebih  pas di hadapan pengetahuan terbatas puncak organisasi dan keluarga besar ?*)..


0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More