Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

INDONESIA PUSAKA TANAH AIR KITA

Indonesia Tanah Air Beta, Pusaka Abadi nan Jaya, Indonesia tempatku mengabdikan ilmuku, tempat berlindung di hari Tua, Sampai akhir menutup mata

This is default featured post 2 title

My Family, keluargaku bersama mengarungi samudra kehidupan

This is default featured post 3 title

Bersama cucu di Bogor, santai dulu refreshing mind

This is default featured post 4 title

Olah raga Yoga baik untuk mind body and soul

This is default featured post 5 title

Tanah Air Kita Bangsa Indonesia yang hidup di khatulistiwa ini adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa kita lestarikan

This is default featured post 3 title

Cucu-cucuku, menantu-menantu dan anakku yang ragil

This is default featured post 3 title

Jenis tanaman apa saja bisa membuat mata, hati dan pikiran kita sejuk

Selasa, 26 Januari 2016

PUNCAK KEBINGUNGAN PARTAI GOLKAR GOLONGAN B

TITIK KULMINASI KEBINGUNGAN DAlAM PARTAI GOLKAR.
Rapat konsulidasi Pertai Golkar golongan B (bakri) menelorkan pengumuman resmi bahwa Partai Golkar  golongan B mendukung Pemerintahan Jokowi/JK, pernyataan ini dibacakan oleh tokoh Pemuda Pancasila senior Yoris Raweai.
Sungguh kau tidak akan sebingung ini bila saja kau dapat menghilangkan watak feodalistik dari kampungmu yang masih sangat dangkal – tidak mengenal “noblesse oblique”- watak satrya. Feodalisme sangat awal dan kuno, menganggap dirinya dan kelompoknya “tolangi” keturunan dari langit yang biasa didukung kekuatan fisik senjata yang mau membonceng “legalitasmu” dalam alam kehidupan demokrasi  ini, pada pasukan yang bisa kau gerakkan semaumu, untuk mendapatkan kehendakmu.
Sedangkan Ketua Fraksi Partai Golkar golongan B di DPR  RI “Yang terhormat” Setia Novanto masih membangkang panggilan Jaksa Agung RI untuk diperiksa keterlibatannya dalam kasus “ bapak minta saham” dengan Freeport, kasihan.
Nantinya sesudah ini, seluruh kubu golongan B patai ini ya jadi pendukung pemerintah ? Kok saya tidak percaya, wong kualifikasinya sebagai anggota Partai Golkar golongan B ini  mesti “mencla mencle”, kasihan Surahman Hidayat dari PKS yang sebagai Ketua Majelis Dewan Kehormatan DPR RI periode 2014 2919,  ngebela belain sampai mukanya tambah tembem, lupa tobat lupa istigfar. Yang penting saat itu memberi muka temen yang sudah tidak punya muka, mana tahan, makjleb, iya toh  ?.*)

Minggu, 24 Januari 2016

PETANIKU SAYANG, PETANIKU MALANG.

DENGAN UANG HASIL KORUPSI YANG SECARA MASIF MENYANGKUT PENGELUARAN PENTING NEGARA BERSKALA BESAR YANG KHRONIS SABAN TAHUN, SELAMA 40 TAHUN, TERSAMARKAN BAHKAN DARI MATA CIA – CUKUP UNTUK MEREKRUT SECARA TIDAK TERASA, PETANI MISKIN BESERTA KELUARGANYA UNTUK TUJUAN MEREKA SEBAGAI PABRIK BOM HIDUP.

SI SUDRUN MENCUCI UANG HARAM, Bagaimana para Sudrun mencuci uang haram sihingga berbau harum ? Di blog ini sudah ditulis berkali kali tentang kegiatan para sudrun cs, para pedagang beras untuk memncuci uang haram yang trilyunan rupiah yang mereka kuasai, yang didapat dari kegiatan pencurian kekayaan Negara secara sistimatis ini. Semua rekening gendut menjadi tercuci bersih dan harum. Pertama diciptakan situasi sehingga import  suatu komoditas strategis menjadi keharusan oleh Pemerintah sendiri. seolah olah merupakan tindakan emergency. Untuk mengambil kesempatan pengeluaran Negara mengimport beras, atau gula. kedelai, jagung atau bawang putih bawang merah harga local dari komoditas itu dinaikkan drastis dengan cara membuat komoditas sasaran langka (ini saya yakin senen satu lembaga orgamisasi agama dua puluh lima tahun yang lalu sudah mengkhsuskan dana untuk anggautanya "menggoreng" harga lombok diseluruh Nusantara, sekarang tantu duityua sudah banyak sekali) dan harga naik drastis secara luas di seluruh simpul tempat tempat strategis, yang merupakan lokasi industri. Begitu import di laksakanan, tentu saja lewat mekanisme perdagangan internasional, lewat para pengikut tender, ada yang bisa menawarkan dengan harga murah, sebab stock mereka sudah ada di gudang gudang daerah yang terpencil atas beaya Negara, bisa gudag Dolog, gudang KUD setiap Kecamatan bisa gudang swasta. Import dilakukan dengan dokument fiktif  semua, seolah olah ada pesanan import L/C invoice aspal, BL shipment invioce fiktive, nama kapal aspal, tujuan pelabuhan semua fiktive. Duit Negara dibayarkan sungguhan. jumlanya sangat besar keuntungan dari mengggoreng harga komoditas pangan yang waktu penen harga di-anjlogkan oleh operasi pasar, sehabis penen dijadikan langka karena ditimbun, ini satu, yang kedua dagang sapi, sapi diimport untuk disimpan hidup hidup dengan alasan digemukkan, pasar langka daging dan harga jadi naik, skala nasional, kan uang mengumpul untuk dicuci ? Duit Hambalang ke mana ? duit daging sapi kemana ? dengan cengengesan dipakai untuk foya foya harta, tahta. wanita; rakyat, CIA percaya, uang jadi harum kapan saja bisa diambil dibawa kemanapun. untuk apapun. Untuk beaya transmigrasi gafatar pun bisa, mau brapa lokasi ?  
Beras sudah disini sejak lama dengan label karung yang persis seperti tertera di invoice. Uang L/C sudah ditransfer sungguhan dan disimpan di bank Singapore dengan kepercayaan yang sudah teruji bertahun tahun. entah para sudrun ada rencana apa yang membutuhkam beaya besar, apa sudah berhasil mendapat counterpart baru, yang butuh mencuci uang besar besaran yang membutuhkan beaya besar apa ada rencana baru kita tidak bakal tahu. Yang jelas Pak JKW/JK harus waspada. Harus ada yang mengecek gudang gudang yang digunakan untuk keperluan stock piling beras tersebar sampai Kecamatan kecamatan, lah siapa ?*)

Kamis, 21 Januari 2016

PESAN KE BEDEBAH,: JANGAN SEKALI KALI MEMBIARKAN MASSA NIMBRUNG MENEGAKKAN HUKUM

JANGAN SEKALI –KALI MEMBIARKAN MASSA MENEGAKAN HUKUM, APAPUN ALASANNYA.
Saya bersimpati kepada setiap orang atau kelompok orang warga Indonesia yang berniat menggarap tanah nganggur di pulau pulau selain pulau Jawa, Sebab inilah cara satu satunya untuk mulai memanfaatkan kekayaan bhumi Nusantara secara berkesinambungan dan saya harap seluruh bangsaku pun demikian.
Toh sebenarnya rezim pemerintahan apa saja selama kemerdekaan ini, bahkan sebelum kemersdekaan Indonesia, pemerintah kolonial Belanda telah menyelengarakan “ kolonisasi” di lahan  lahan tidur di Lampung bahkan Pulau pulau di samudra Pasifik. Setelah zaman merdeka kegiatan ini selalu menjadi jargon pokok para Pemimpin dan Ekonom kita untuk “bertransmigrasi” yang hasilnya sangat minim, cenderung menyedihkan karena dikerjakan setengah hati, baik oleh Pemerintah Pusat maupun Bangsawan Penguasa Daerah. Terutama dalam kuantitasnya tidak dapat dirasakan dalan skala ekonomi nasional. Lain halnya dengan pembukaan kebun kelapa sawit, karena feodal setempat setuju dan diuntungkan, kayak Amran Batalipu yang ex Bupati.
Lha kalok “gafatar” bisa menggerakkan komunitas orang orang sampai   mengerjakan tanah, bertani disana, apa salahnya ? Bukankah Pemerintah sendiri dengan segenap aparatnya dari atas sampai Lurah ( disana namanya Datuk. Raja Tetua suku pokoknya jabatan feodal kuno, tapi sama saja despotiknya dengan feodal kuno yang lain - mereka mengertinya cuma warga marganya dan hamba untuk yang lain) ,  telah menunjukkan ketidak mampuannya membangun secara nyata upaya transmigrasi menjadi kekuatan ekonomi negeri ini ?
Lha bahwa gafatar mempunyai maksud tersembunyi dengan membangun komunitas petani bahwa konon bakalnya seluruh satu kota, sehingga komunitas itu bisa dia peralat untuk tujuannya sendiri, bararti pemerintah Pusat dan Daerah yang kecolongan jaring.. Komunitas petani baru, yang ingin memperbaiki nasibnya dengan bertani  disana, mungkin diberi fasilitas untuk mulai, penyuluhan dan bantuan moril yang lebih tulus, diberi perhatian yang lebih baik dari yang biasanya diberikan oleh Jawatan Jawatan Pemerintahannya siapapun selama 70 tahun merdeka ini, yang lantas orang orang ini harus dipulangkan ? Dipulangkan kemana ? Rumah rumahnya sudah kadung dibakar oleh fanatic dibawah arahan feodal setempat, siapa yang memprovokasina? - feodal yang jadi penjabat ?. Lha sejak Nabi Adam, apa upaya penduduk local untuk menjadikan lahan lahan nganggur ini menjadi otot ekonomi, kecuali jadi tukang takik karet atau getah perca yang menghutan selama satu abad ? Adakan solusi lain yang lebih manusiawi nasionalistik dan masuk akal pada orang orang yang hanya mau mengubah nasib ini, katakan mereka nantinya akan tertipu karena cita cita baik mereka dalam waktu yang singkat akan diselewengkan oleh Pemimpnnya yang ISIS kek, yang Sy’ah kek, yang akan merongrong kewibawaan Negara kek, tapi bukan sekarang, yang sekarang berbuat makar itu ya yang pentalitan di DPR RI, sama dengan yang ngebom Star bug di Sarinah itu. yek apa sih Pak Jokowi ?
Kan sudah  terkenal “reputasi” PNS pusat  apalagi PNS daerah dimana saja, kapan saja  pasti suka sekali menilep anggaran, alias korupsi, mark up setiap project apa saja, apa lagi ihwal anggaran transmigrasi, kepada pendatang baru di lahan baru ini, ini saNGAT EMPUK, BISA berjama'ah sesama deodal. Dari tingkat menteri, eselon  eselon apapun, sampai supir truck dan tukang timbang sukanya ya menilep anggarannya siapa yang mau protes ? Lha kok massa penghuni lama ikut nimbrung membakari rumah mereka yang belum terbukti membangun masyarakat eksklusive, tetutup,  menyimpangkan agama Islam, melakukan makar pada Pemerintah, anggauta Al Qaedah. Kalok ada pimpinannya yang men-design itu, ya telanjangi makarnya, tangkap, adili, hukum seberat beratnya, tapi mengusir kembali ke asalnya, orang yang mau mencari nafkah dari bertani dilahan nganggur,  sungguh ndak ada beda dengan orang Jahudi Zionis di Israel. Semoga Permerintahan Pak Jokowi bijaksana
Massa, adalah sekmpulan populasi satu tempat yang menggumpal, secara spontan, bukan sekedar menggumpal kayak jalan macet, tapi dengan satu maksud, terutama keinginan tahu, secara spontan, kemudian mulai terbentuk merupakan keinginan bersama dari massa itu, meskipun motifnya tidak jelas. Orang menjadi berani karena perorangan jadi tidak nyata, larut dalam jumlah massa itu. Massa merasa dibelakang mereka kekuasaan senjata, dan Allah oleh para da'i kaum telo, perbuatan keterusan/kabablasan  dari massa tidak bisa dipertanggung jawabkan, apalagi kepada mereka yang lemah, karerna Penjabat setempat lepas tangan.
Apalagi dari semula feodal setempat mau jadi tuan tanah dengan menarik bagi hasil upeti kayak feodal feodal zaman dulu, lha ke-bisaan-nya ya hanya itu, hatinya yang kotor, mulutnya yang pandai bicara, wataknya yang malas  menggunakan setiap kesempatan, kebetulan watak opportunis-nya digunakan oleh rezim Orde Barunya Pak Harto diangkat jadi pengendali massa oleh Golkar. Kemudian dalam era reformasi bermetamorphose jadi macam macam partai, bahkan FPI, karena massa disana Kabupaten Mempawah Propinsi Kalimantan Barat terprovokasi dengan tindakan yang sama membakar asset mereka yang tidak disukainya dengan alasan Agama - siapapun mereka harus diusut motivasinya, bukan sekedar menjatuhkan dakwaan pada populasi pendatang yang cuma diperalat oleh gafatar yang tidak bertanggung jawab dengan dalih Agama juga. Kalok mau berkrlahi ya jangan memperalat orang yang mau memperbaiki nasib dengan bertani kan bukan ditanahmu he ? *).


Selasa, 19 Januari 2016

SAYA IKUT BERBELA RASA...........(MALU)

SAYA IKUT BERBELA RASA MALU'
PENGGELEDAHAH KPK TERHADAP RUANGAN KANTOR DPR RI, DIMANA ANGGAUTA DEWAN TERSANGKA KORUPTOR BERKANTOR, SETELAH TERTENGKAP TANGAN KARENA TERIMA SUAP.
Ya, saya ikut berbela rasa, terhadap anggauta yang terhormat dari DPR RI fraksi PKS  Fahri  Hamsah, siaran Metro TV 18/01/2016, dan dilanjutkan tg 19/01/2016, oleh siaran TV yang sama Editorial IM – pak Herman Saragih dengan judul “Logika terbalik” -  Pembelaan tepatnya omelan dengan mulut bebusa, perlawanan Fahri yang “heroic” didasari  dorongan bawah sadar, melawan petugas KPK yang di kawal oleh Brimob bersenjata laras panjang, kayak biasanya  mengawal penggeledahan. Biuh biyuh habis makan apa anak ini ?
Saya tidak heran dan kasihan sama Fahri, kok sampai segitunya, bolehnya lupa diri, wong dia anak pintar lho sebetulnya. Bahwa kekuatan senjata harus dihadapi dengan kekuatan senjata, namanya duel kalok brani. Itupun bila fihak yang berlawanan sama sama merasa benar dan ngotot. sementara itu hukum tidak ada, nah jadilah kamu Scaramouche, tokoh kegenda dalam Revolusi Perancis dua abad silam.  Dari semula kena apa saya tidak heran, karena perilaku petentang petenteng ini terbawa dari waktu jaman Orde Baru, jaman ketajaman peluru dan penahanan tanpa batas waktu, konsentrasi kamp sangat mudah digunakan untuk menekan siapa saja, dan mereka jadi pelopor di garis terdepan menangani semua itu  guna mematahkan  rakyat.
 Sekarang masih jadi wakil rakyat akan tetapi hukum sudah berjalan, senjata tidak digunakana untuk menakuti rakyat dan memaksakan kehendak, korupsi diadili secara terbuka,  meskipun paket hukumannya sangat murah.   Jadi  menghadapi situasi baru ini Fahri dkk sangat terkejut dan hilang akal,  Masih memamerkan perilaku koruptive kebiasaan lama denga backing mereka memamerkan kekuatan laras snjata, Sekarang dan seterusnya insya Allah keadaan telah berbalik arah, mereka merasa senjata laras panjang Brimob menghadapi nereka.  
Lha kekuatannya Fahri Hamzah tentu saja atas dukungan rakyat,  Mbok nantang menunjukkan rakyat yang mana yang membela dia dan DPRnya ? Selama dia jadi wakil rakyat apa tidak sadar, paling sedikit ikut malu sudah kehilangan kepercayaan rakyat kaerena ulah angauta DPR yang “terhormat” para colega separtainya, sesama wakil rakyat dari partai lain seprofesi se reputasi yang ia bela? . Lha terus lupa diri berteriak teriak petanteng petenteng mulut berbusa busa, terus mau apa, apa nggak ingat reputasi partainya sekarang kayak apa ?
 Wahai prajurit Brimob yang bertugas mengawal penggeledahan, kami hormat pada anda,  teguh dalam bertugas, meski harus dengan sabar menjalankan tugas, dan tegas dalam bertindak menurut aturan undang undang yang sudah dipertimbangkan Komandan anda, dalam kasus memberantas korupsi andalah salah satu pembela pelaksanaannya untuk kami, rakyat semua. Salut.*)

Sabtu, 16 Januari 2016

JA'DZAL ATAU IBLIS ANDAIKATA SAYA JADI JA'DAL

ANDAIKAN SAYA JADI IBLIS
Iblis adalan entitas yan sudah membantah perintah Allah, menghormati manusia, sebagai makhuk yang dibuat dari api kenapa harus hormat pada  Adam ciptaan Allah hanya dari tanah. Yang ini diimani oleh agama agama samawi  dengan Nabinya masing masing tertulis dalam kitab kitab sucinya.
Bila entitas dari golongan ini bisa wawancara dengan Allah dan membantah, sebagai kensekwensinya saya mesti pandang mereka pasti mahluk lebih istimewa dari kita
Mereka jelas memakai alat karunia Allah kepada manusia, yang menjadi andalannya sampai sekarang “ berfikir”. Jadi pengandain saya tidak suatu yang mengada ada.
Lah ini saya uraikan bagaimana iblis  berfikir, untuk merusak manusia secara mamaluksn sekali, guna membantah Allah, sementara dia masih diberi tangguh, hingga hari kiamat nanti. Dia pasti bermarkas di pusat informasi menurut instink manusia manusia biasa, sejak dulu yaitu di Negeri Arab dan Negeri  Israel. Dan bergaul dengan kaum ini dengan erat. Saya, sebagai iblis pasti akan “mengilhami” mereka dengan perantaraan hafsu nafsunya yang sudah diprogram oleh Allah  juga dijelaskan kepada manusia, jenis jenisnya. Yaitu  nafsu amarah, lawamah , mutmainah dan supiyah. ( Konon para malaikat dan gunung gunung saja enggan memikul barang ini)
Kebudayaan manusia telah membuka sedikit demi sedikit hukum alam semesta empat dimensi yang sekarang sudah terbukan bagi pemikiran manusia.Tidak heran manusia memerlukan beberapa puluh abad untuk menyadarinya, berkat godaan saya dan avatar saya dimana mana sepanjang zaman zaman itu. Salah satunya adalah detail hukum alam mereka, keadaannya atau benda dasarnya  selalu bepasangan  bersifat berlawanan tak terpisahkan. Rwa binedha, Allah juga mengajarkan bahwa sebaik baikya manusia adalah mereka yang berkhalwat kepadaNya, yaitu  Khaliknya dengan ilmu ilmu syariat. tarikat,  hakikat dan makrifat. Mesti saja ilmu ini adalah ajaran Allah kepada manuisa semua Guru Guru mereka ya harus berfikir secara manusia. Tentu saya berfikir, adalah sangat strategis mengerti watak alami dunia lingkungan manusia ini untuk disadari, , dimulai dari pusat informasinya sambil saya sesatkan dalam masa tungguh dari Allah ini..
Higga berabad abad baru kini terbuka oleh manusisa dengan susah payah bahwa nafsu amarah bepasangan dengan ajaran syariah, yang sudah saya-iblis gunakan berabad abad  hingga sekarang dengan sangat berhasil, membuat kebencian diantara bani Adam, karena ilmu ini berhubungan dengan gerakan jasmani yang gampang dilihat mata.  Menyangkut perintah Allah – sangat strategis untuk diselewengkan, dan untuk mengobarkan kebencian kepada pengetrapan ilmu syariat yang dianggap salah, sabagai pembangkang melawan perintah Allah – Ja’dal sangat puas, mengatur pasukan penuh nafsu amarah ini dan beniat menyebarkannya keseluruh Dunia. Memonopoli minyak Arab memang perbuatan Kapitalis Amerika dan Inggris, saham-nya dijual seluruh dunia, tapi tidak menyiksa dan membunuhi kaum yang caranya sholat agak berbeda. tidak membunuhi kaum agama lain, atas anjuran para ulama dibawah penngaruhku iblis.

Nafsu lawamah bepasangan dengan ilmu tarikah, jang sudah kusesatkan, ilmu ini  disesatkan dari dulu dengan situasi mabok, karena kekhusukan meditative  juga bisa memabokkan manusia dan menciptakan halusinasi dalam otaknya. Dibidang ini saya iblis ya ja'dzal , mnnyesatkan  Guru Gurunya, nafsu lawmahnya  berkobar kobar dengan sedikit ilmu sulapan dan narkoba ( hashish- sehinga kata ini jadi akar kata hshishin – assassin dalam bahasa Inggris)) juga  dibisikkan kepadanya kebaikan sorga yang tak tertandingi, karena dia sudah membuka pintu kesadaran otak otaknya kepada saya, dalam situasi mabok itu. Padahal Allah sudah melarangnya  menyentuh makanan dan  minuman yang  memabokan.

Nafsu mutmainah berpasangan dengan ilmu hakikah. Mengerti inti sari surah surah firman Allah yang maha benar. Saya sesatkan dengan tarjamah dan tafsirnya karena mereka masih derasuki  nafsu mutmainah yang lemah lembut dan membuatnya sangat nyaman, tanpa sadar telah menyesatkan kemampuan berfikirnya, manusia  andalah makhluk berfikir  ini,  Allah bisa menolongnya karena berfikir adalah hak manusia, tapi pada batas permohonan - "dituntun ke jalan yang benar" –disitu manusia harus tahu diri berhenti berfikir lagi, sebab kebenaran hanya milik Allah. Disitu manusia harus menyadari sepenuhya akibat perbuatannya, kalaupun akibat perbuatannya masih buruk ya itu karena jalannya dipikir sendiri dibantu iblis, walau demikian Allah masih melindungi makhluknya yang memang lemah. Membekalinya dengan nuraini yang selau menyertainya..

Nafsu supiyah, ini menyangkut kesadaran manusia sebagai makhluk yang Allah mulyakan menjadi khalifah Allah  di Bhumi, yang selalu harus didampingi oleh ilmu ma’rifat, yang menjadikan manuisa hanya sabar, karena nafsu supiyah ini, sangat baik bila didampingi dengan ilmu makrifat, sehingga kesadaran akan kualitas Khalifah Allah ini menjadikan orang  sabar dengan orang lain, tidak malah meninggalkan pergaulan,, hidup menyendiri dari masyarakat. Orang sadar akan ilmu ma’rifat sangat sabar dan sulit bagi saya menggodanya dengan pemikiran, kekuasaan, sakit dan harta. Sebab para sufi ahli marifat akan  arif,  berfikir, berilmu dan sabar. Kadang dianggap miring oleh manusia lain. Semua ilmu yang merngimbangi nafsu nafsu manusia ini sebenarnya sudah disatukan dalam ibadah sholat itu sendiri dari takbir sampai salam ( lihat di blog ini dengan judul posting "catatan mengenai telinjuk jari  tangan kanan.......")

"Guru muride  pribadi, murid gurune pribadi". Pamualange  sakit sangsaraning sesami, ganjarane arum ayuning saseami. RMP Sosrokartono Alm.(ingat,, bacanya dari belakang ke depan) Semoga berguna *) - Yang ini ya sudah ada di blog ini dengan judul yang sama., posting tg 09/04/2015

Rabu, 13 Januari 2016

KUALITAS MANUSIA DAN PRODUK BUATANNYA

KUALITAS MANUSIA SEBANGDING DENGAN PRODUK BUATANNYA (  seri satu)
Satu aksioma yang sudah diketahui oeng, Jadi sangat memudahkan menandai kualitas manusia, karena produk buatannya selaLu tidak bohong, hanya orang harus sangat teliti menilainya.
Produk buatan mausia bisa merupakan perangkat keras (hard wares) bisa merupakan pewrangkat lunak ( soft wares).
Bila mau, kta bisa susun secara ssitimatis macamnya hard wares dan macamnya soft wares yang sangat banyak untuk manusia modern ini,
Saya hanya mampu membicarakan dua macam saja, itu saja yang mengglitik perasaan saya, jaitu Produk makanan dari hard wares dan produk pendidikan atau soft wares manusia moderen ini yang ketemu kita sehari hari.
Prduct kecap ( benda cair dalam kemasannya) : Dari sekian banyak pruduk kecap yang semuanya no 1 ( istilah dari dulu semenjak produk ini dipasarkan masal). Sekararang ada yang kemasannya bukan buli buli keramik kasar  labu botol, atau botol kaca tapi kantong plastic. Untuk meringankan harga, memudahkan produksi masal, kantong plastic ini sangan pas.  Lha ini yang menjadi  pertanyaan, Ada kantong plastic yang bisa menutup rapat sendiri, kena apa tidak dipakai oleh poduk cairan lain ?  Ini sangat praktis dan aman karena bila jatuh tidak pecah dan bila dituang ke piring tidak bisa mengalir terlalu banyak. Tapi pertanyaannya sifat menutup sendiri ini dari kemasannya plastic yang semacam magnet pada besi  dicampurkan pada kecapnya yang kita konsumsi atau dicampurkan pada sheet kantong plastic itu sendiri ? Bila ada di kemasannya tercampur dengan sheet plastikya kayak magnet ya tidak soal, tapi bila dicampur dalam gairan kecapnya, baru ada pertanyaan, produk additive apa  atau yang mana yang mengandung sifat melekatkan plastic sheet kemasan ini ?. Sifat additive ini terhadap dinding dinding pembuluh yang dilewati  cairan yang mengandung additive ini bagaimana ? apa ya bisa membuat pembuluh itu nutup sendiri ? Pertanyaan ini sebetulnya harus ada di Petugan Negara di Jawatan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) yang memang aturannya sudah ada. Tinggal kualitas manusia dibelakang aturan itu, care terhadap konsumen ada apa tidak, bila additive ini ada dalam kecap,  tidakkah sangat pantas jadi perhatian Manusia  yang ada sibelakang aturan ini. KUALITAS MANUSIANYA.
Bahan additive yang mempunyai sifat melekatkan kantong – sheet – plastic ini apa, bisa dikeluarkan dari tubuh lewat ginjal apa enggak, bio degradated dalam usus apa enggak, composisi kimianya apa, dengan maximum campuran berapa persen bisa ditolerir di cairan tubuh ? Sebab bersangkutan dengan sistim pembuluh kita manusia yang dilewati cairan, Bila bisa nutup sendiri kan sangat berbahaya ? Bisa menimbulkan stroke yang menuju ke kematian dan minimum cacat, bisa merusak hati, ginjal otak jantung dan otot otot. Sebelum perusahaan kecap ini mejelaskan secara rinci apa dari fihah Depkes menjelaskan sjelas jelasnya. Wahai kansumen Wspadalah mulut anda mungkin jadi jalan kemaian anda, apa kepercayaan kita pada kualitas manusia kita ? ?*)
       

Selasa, 12 Januari 2016

MATINYA KALA MARICA

MATINYA KALA MARICA
Menurut legenda India yang sudah diberi corak Jawa, “Ramayana”, Raja diraja Rahwana mempunyai sekretaris pribadi namanya Kala Marica. Jaman Orde Baru  yang  mirip peranan raksasa Kala Marica, dia adalah Ketua Gokar.
Sesungguhnya sang  Kala Marica adalah Golkar atau Golongan Karya yang diciptakan sebagai Komandan tangan kiri Maharja Rahwana, Jendral Suharto, membawahi warga  sipil sebagai imbangan dari kekuatan jendral jendral militer menguasai prajurit  pendukung Rahwana Orde Baru.
Camat pensiunan Abri untuk berdwifungsi, (kemudian cetakan Jatingor yang terkanal itu) membawahi orang sipil, dan Koramil membawahi militer ditingkat akar rumput. Segera menjulurkan akarnya ke desa desa jadi Babinsa dan lurah lurah, membawahi segenap algojo preman desa.. Makanya Golkar saat itu kekuasannya mutlak, karena dukungan operasi militer, yang dengan ini sangat mudah mencapai akar rumput, mengadakan operasi pembersihan mereka yang mokong, tidak meneng, mangan, manut, langsung disukabumikan.
Rahwana dan kroninya kembali ke kayangannya Batara Rudra, karena kehilangan dukngan dana dari Amerika Serikat. Rahwana yang ini jatuh dari tahtanya bukan karena perang dengan Ramawijaya tapi ditinggalkan menteri menterinya dan panglima panglimanya. Lantas Golkar sang Penguasa sipil, jadi Partai Golkar yang sekarang menduduki peringkat kedua menurut jumlah wakilnya di DPR RI atas jasa Partai Demokrat yang bunuh diri karena Ketua Umumnya dari golongan sudrun, menebar uang satu pick up kepada peserta Konggres Akbarnya di Bandung untuk memilih dia sebagai   Ketua Parrtai, Anas Urbaningrum – Posisinya jadi Ketua Partai Demokrat menjadi bandar mega korupsi menteri menteri kabinet Preiden SBY tanpa kendali, sangat menggoncangkan semangat Bapak Partai Demokarat Doktor Jendral Susilo Bambang Yudhoyono, karena wahyu kedhaton meloncat pergi dari Mas Ibas, sang putra kinasih, berkat godaan kroni Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh.
Secara alami Partai Golkar, inkarnasi dari Golkar sang Kala Marica, tapi sudah tanpa dukungan resmi dari Koramil dan Camat (karena tidak ada dana), mendapat pendukung aka rumput dari kempanye joged  dan musik dangdhut.
Partai Golkar pecah jadi dua Partai Karya gaya birokrasi nepotisme merupakan partai karya sempalan golongan A dan partai  Karya sempalan golongan B  bergaya birokrasi oligarchy, dengan uang sangat banyak sekali,  terakhir  Partai Karya golongan C - rakyat yang tertipu merupakan akar rumput, sumbernya suara constituen, the silent majority pilih diem, sambil menyumpah nyumpah. Gologan C ini hanya mengerti joged dan musik ndang ndut saja, sedangkan partai Karya golongan A dan golongan B bisanya ya jadi jago joged saja, jadi favoritnya rakyat dolongan C.  Berkat ulah Setia Novanto dkk di DPR RI, yang berbulan bulan jadi tontonan yang tidak lucu kepada rakyat banyak, terutama Bagongnya yang tidak lucu gaya Surakhmokong Janglot yang tembem, tidak bisa joget malah akrobat pentalitan saja ( semua tembem yang ini paling tembem, kebanyakan gizi). Tapi optimislah dengan joged uang kemungkinan besar konstituen golongan C bisa ditenangkan oleh para Meneer.
DPR RI yang ini masih sampai empat tahun mendatang, sangat royal belanja apa saja wong bukan uangnya sendiri,   kenerjanya yang sangat jelek.  Mengesyahkan rencana  undang undang dari 130 hanya jadi disyahkan tiga, setahun ini, DPR lelet ini bubar masih harus tunggu empat tahun lagi.  Saya anjurkan sekarang saja smentara harganya masih baik dilelang saja, asal semua boleh ikut tendernya, mupung harganya masih tinggi. asal Meneer De Generalen dan Meneer Van Tanoe boleh ikut, supaya adil jadi Abusizal Bakri ada saingan. Negara dapat pemasukkan yang bukan pajak,
Karena pertengkaran ini berlarut larut, mengganggu Penyelengaran Negara, si Agung dan si Bakri dipaggil Presiden untuk didamaikan sebisa mungkin, tapi ndak bisa, keduanya ngotot. Ya pemilihan baru saja, partai Gokar dilelang. Beaya pemilu Legislatip dadakan ini akan lebih kecil dari Pengeluaran yang  enggak enggak DPR Setia Novanto ini, hingga empat tehun kagi.  Belum terhitung berapa potensi kerugian bangsa ini memelihara barang bobrok seperti ini empat tahun lagi ? Bisa merembet terkesan sangat buruk kepada rakyat. Termasuk kinerja Partai Partai yang lain dari koalisi Hebat maupun koalisi Merah putih, kok lemes  lemes saja. Apa minta dipanggilkan Suryadi, tukang kepruknya Kudatuli lagi ?
Kalok begitu ya lelang saja  Partai Golkar ini dan uangnya diserahkan Negara, itung itung membayar ganti  korupsinya sebagai Golkar yang lalu. Dengan catatan kapitalis luar partai boleh ikut, pasti Meneer Van Tanoe dan Meneer Van Generalen akan berminat. Dan Negara bakal dapat pemsukan bukan pajak seperti menjual BUMN, duitnya bisa untuk nombokin pembelian obat obatan BPJS*)






















MATINYA KALA MARICA
Menurut legenda India yang sudah diberi corak Jawa, “Ramayana”, Raja diraja Rahwana mempunyai sekretaris pribadi namanya Kala Marica. Jaman Orde Baru  yang mirip perannya raksasa Kala Marica, dia adalah Ketua Gokar.
Sesunggunya sang  Kala Marica adalah Golkar atau Golongan Karya yang diciptakan sebagai Komandanya  Camat pensiunan Abri untuk berdwifungsi, (kemudian cetakan Jatingor yang terkanal itu)  dan Koramil, ditingkat akar rumput. Segera menjulurkan akarnya ke desa desa jadi Babinsa dan lurah lurah, mdembawahi segenap algojo preman desa. Makanya Golkar saat itu kekuasannya mutlak, karena dukungan operasi militer, yang dengan ini sangat mudah mencapai akar rumput, mengadakan operasi pembersihan mereka yang mokong, tidak  msnjalani kuwajibannya: mangan, meneng, manut, langsung disukabumikan.
Rahwana dan kroninya kembali ke kayangannya Batara Rudra, lantas Golkar jadi Pertai Golkar yang sekarang menduduki peringkat kedua menurut jumlah wakilnya di DPR RI atas jasa Partai Demokrat yang bunuh diri karena Ketua Umumnya dari golongan sudrun, menebar uang satu pick up kepada peserta Konggres Akbarnya di Bandung untuk jadi ketua Parrtai, Anas Urbaningrum – Posisinya jadi Ketua Partai Demokrat menjadikan Bapak Pendiri Partai Demoktrat sangat terguncang. Wahyu Kedaton meloncat dari putra mahkota mas Ibas, berkat godaan Anas dan Angelina.
Karena perpecahan anttara Partai Golkar B dan Partai Gokar A nampaknya sudah patah arang, Terbukti ketika pihak golongan A diundang bersama golongan B oleh Presiden mungkin unutk didamaikan, nampaknya tidak mungkin lagi, Makanya Partai sial ini dilelang saja. uangnya masuk kas Negara. Itung itung untuk mengganti kerugian Negara selama dikorupsi 35 tahun. Pelelangan ini sangat penting karena bila tidak, partai partai lain di Koalisi Hebat maupun di koalisi Merah Pitih akan kehilangan kepercayaan rakyat juga karena ikut lelet. Saya memandang sebenanya Pemilu Legislatip ulang diadakan segera saja, wong baru setahun saja sudah bikin heboh ndak karuan, inginnya mengobral uang Negara dengan kinerja sekecil itu, sebab dari 130 rencana undang undang, yang dsyahkan oleh DPR-Setia Novanto, hanya  tiga saja setahun ini. Masih empat tahun lagi baru ganti orang, beaya pasti segunung klop dengan beaya pemilu legislatip sekarang, sementara dilelang, ya ndak ikut, Jadi rugi Negara secara potensial menurun banyak, karena pengeluaran yang tidak tidak jadi hapus selama  empat tahun mendatang
Harganya pasti tinggi, kerna memegang konstituen banyak dari golongan C, yang ngertinya hanya joged dengan musik dangdut saja
Sedang Partai Golkar golongan A maupun golongan B jagonya joged dan misik dangdut ini  favorit golongan C ini. Dengan syarat semua orang boleh ikut tender, ternasuk Meneer Van Tanu dan Meneer Van Generalen, agar Aburizal Bakri ada saingan, supaya adil. Negara bakal dapat pemasukan yang bukan pajak, cukup besar untuk nombokin obat obatan buat BPJS beberapa bulan, OK? *)










a














Senin, 11 Januari 2016

PRAHARA PERGANTIAN ZAMAN

PRAHARA PERGANTIAN ZAMAN
Tidak ada yang abadi di bumi kita ini, kecualia perubahan itu sendiri.
Perubahan pada susunan masyarakat selalu terjadi diakibatkan oleh pertentangan antara yang bertahan, melawan   penyebab perubahan itu, khusunya dalan produktivitas masyarakat, secara keseluruhan.
Pada zaman modern ini masih berkecamuk pertentantan ini antara pendukung susunan  masyarakat yang  produktivitasnya lebih rendah melawan caplokan oleh masyarakat dengan produktivitas yang lebih tinggi.
Pencaplokan ini dijalankan dengan merintangi exploitasi kekayaan alam yang dimiliki oleh masyarakat yang produkvitasnya rendah, untuk digunakan oleh masyarakat yang produktvitasnya lebih tinggi dengan segala cara, sambil tetap membuat si rendah tetap pada posisinya dan menjadi miskin.
Tentu saja terjadi perlawanan dari si berkembang.
Perlawanan ini tentu saja menggunakan alat untuk mengatrol produktivitasnya dengan apa yang mereka punya. Tantu saja  dengan uang karena mereka miskin, mereka berhutang pada si kaya. Itupun mengandung jebakan dan kelicikan demi menjadikan si miskin tetap miskin.
Tinggal satu satunya cara, yaitu dengan apa yang si miskin punya, yaitu tenaga tangan manusianya.
Satu cara saja untuk mempertinggi peoduktivitas masyarakat miskin ini adalah merangsang tenaga kerja fisik mereka, dengan mengobarkan semangat dan memperpanjang waktu kerja, tidak ada jalan lain. Untuk ini perlu rekayasa yang menyangkut jiwa, demi menambah semangat dan pemperpanjang daya tahan bekerja di sawah, pabrik atau kantor.
Apa di masyarakat Negara yang produktvitasnya lebih tinggi tidak demikian ? Pasti demikian tapi ditambah unsur yang harus ada yaitu kualitas otak masyarakat itu sendiri. Insentive material dan persaingan sebagi imbangan..
Nah, soal kualitas otak ini juga sangat banyak mengandung jebakan, terutama bagi si pembuat policy pendidikan dan pengajaran. Sebab di masyarakat yang sudah tinggi produktivitasnya ya menyadari hal ini. Pergumulan terjadadi di perangkat keras dan perangkat lunak pendidikan generasi muda. Antara main “games” dan ketelatenan menghafal dari murid dan ketulusan guru mengajar ilmu dan moral/mental.
Mengenai semangat kerja, masyarakat yang hanya mengandalkan faktor  andalan ini, telah menekan sampai batas maximum dalam bidang ini dengan agitasi dan propaganda, akhirnya keceriaan kolektip dengan kawan sekerja di lahan pertanian, pabrik dan kantor dengan satu tujuan memompa semangat,  untuk kerja lebih cepat dan tepat dan memberikan waktu hidupnya lebih lama kepada pekerjaan.
Umpama “outing” pada waktu libur hari Sabtu dan Minggu oleh kolektip antara  para pekerja saja, sebab yang perlu adalah membicarakan urusan kolektivitas pekerjaan supaya harmonis, jadi  keluarga tidak ikut,yang perlu dihari libur untuk keluarga, diselengarakan kesenangan dan kebebasan bagi pribadi  pekerja dengan kolektipnya. Perusahaan tidak perlu bayar lembur, kan outing/ bersenang senang ? Tapi waktu buat keluarga inti  gimana?
Kan fungsi bapak/ibu masih dalam rangka alami mepertahankan kelangsungan hidup species Homo sapient ? Apa masyarakat sudah peduli dan bisa menggantikan peran bapak ibu kandung dalam waktu libur resmi yang dirampas secara halus dam menyenangkan ? Apa harus minta tolong pada srigala serigala unutk menemani generasi penerus ini ?.
Untuk mengimbangi produktivitas masyarakat yang msih rendah terhadap pengeluaran Masyarakat yang tergabung dalam Negara, panghasilan yang meningkat dari pemerasan tenaga otot dan mental dibelanjakan hanya  untuk persediaan pangan supaya harga stabil, dimana pangan sudah ditangan tengkulak international dikuasai oleh masyarakat kaya, maka digalakkan penciutan poduksi anak, sehingga pertumbuhan penduduk kurang dari 2% per tahun, sebab pertumbuhan penduduk berarti tambah mulut yang perlu diisi meningkat jadi lebih dari  2% setahun.  Spaya pertumbuhan tidak cuma menguras pertumbuhan produktivitas yang sudah dengan susah payah dirintis. Ini tarjadi di negeri China yang sesudah Perang Dunia kedua jadi Negara sosialis, sebelum itu, sangat rendah produkivitasnya, dengan pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi. Setelah menjadi Negara Susialis dalam beberapa decade produktivitas jadi sangat meningkat dengan kekuatan fisik tenaga kerja sebagian besar warganya. Pertumbuhan penduduk dikurangi hingga Negara hanya mengizinkan anak satu setiap keluarga inti.. China menjadi masyarakat dengan penjelengara Negara yang sangat pakar memperpanjang waktu kerja para pekerjanya, dan meningkatkan semangat kerja dengan murah.  Sayangnya penciutan keluarga inti tidak diimbangi dengan mentalitas “anakmu juga anakku”. Tetanggaku adalah saudaraku. Nanusia Negara Sosialis belum bisa menganggap seluruh bayi manusia itu ya anaknya sendiri secara tulus, sayang. Tarbukti pada generasi ketiga dari anak tunggal ini sudah tidak punya saudara sepupu, istilah paman dan bibi yang sebenarnya telah hapus dari kamus China. Tapi seorang ibu muda tentu saja pekerja,  menjadi single parent, jatuh sakit tidak berdaya. Tetangga, kawan sekerja dan Negara,  entah dimana. Menurut berita TV, si Ibu malang ini hanya dilayani oleh anak tunggalnya yang umurnya baru lima tahun. Sungguh tragis. Meskipun di kita keluarga bukan inti masih ada, tapi orang tua terlantar terpaksa harus dipelihara oleh anak anaknya yang masih sangat muda, kejadian yang biasa, tapi kita kan ndak penah jadi Negara sosialis ? Kita ini dalam masyarakat miskin duniawi, tapi uchrowi juga miskin. Karena sulit untuk mengetrapkan “bismillahirakhmanirahim” karena tidak mengerti, sehingga ada tetangga yang terlantar, dan kelurganya ya miskin, terpaksa dipelihara oleh anak anaknya yang masih kecil.
Problimnya  mana lebih dulu,  "care" terhadap sesama sesudah kaya,  atau miskin tapi juga "care" terhadap sesama ? Maunya, sudah lebih dari kecukupan dan peduli terhadap sesama. Iya to ? *)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More