Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

Selasa, 25 Juli 2017

PARA TEMAN RAKYAT, PECINTA  NKRI, TANAH AIR MEMANGGIL

Belakangan ini makin jelas, ada sebagian kecil warga kita, menginginkan Negara dan rakyat NKRI  masuk dalam satu kancah  perang urat syaraf dengan tipu daya, mengarahkan pressure group yang  gampang dikemudikan karena mengagumi  gambaran, bayangan, yang digelar dimata mereka, satu Negara khilafah dari Maroke sampai Maroko, jelas diluar sistim kita. Kita sudah muak dengang mereka disegala bidang diluar sistim yang menjadi cita cita rakyat. Kebersamaan dalan NKRI, dengan Panca Sila, Sebab yang satu ini adalah garansi untuk toleransi dan kebersamaan.
Didalamnya mereka berkiprah  menguasai sumber daya seluruh bhumi khilafahnya, sebagai penguasa tunggal. Sudah terbukti dengan gerakan  mereka 411 dan212, bergerak serentak mendatangkan massa dari seluruh pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan, menghabiskan dana pribadi rakyat dibawah pengaruhnya, hanya untuk  mengancam membabi buta dengan jutaan kaum  jubah dan dulban putih putih membanjiri  jalan  MH Thamrin,  jalan Gajah mada, Jl, sekitar Monas dan masjid Istiqlal,  berbendera hitam, dan hijau bertulisan huruf hijaiyah. Menurut pimpinannya demo ini sangat penting demi kemaslahatan rakyat seluruh Indonesia – memenjarakan penista Agama. Gubernur DKI, Basuki Cahayapurnama alias A Hok, anehnya berhasil dengan alasan yang dibuat buat.  Ternyata itu ya demo, tapi demo tentang sudah segitu besarnya bangunan gunung es lain yang mengemudikan pengerahan massa, mas media, politik nasional,  pengadilan, dan kader penjabat resmi mereka demi cita cita ke-khilafahan-nya, dari Maroke sampai Maroko.  Sekarang kita baru  mendesah O, O, O, itu to, gunung es-nya. Makanya,  organisasi spontan dan bercita cita murni “Teman A Hok” sadarlah siapa yang kau hadapi dan siapakah temanmu. Tambal-lah  organisasimu dengan kesadaran bahwa pejuanganmu bukan saja untuk A Hok  yang dijadikan tumbal, meskipun jelas reka yasanya kedodoran, tapi tetap lawanlah mereka. Perjuanganmu memang ternyata mewaliki seluruh mereka yang sehat pikirannya dengan NKRI dan Panca Sila, mayoritas rakyat Indonesia bukan di mulut saja. lawanmu luas dan sangat banyak. Kesungguhan perlawananmu mendorong politisi tidak plin plan lagi, karena tidak bisa. Yang plin plan inipun upayakan tersingkir,  pada 2019, atau sekarang juga. Lanjutkan, perkuat dan semakin gegap gempita gerakanmu di tingkat akar rumput yang harta miliknya hanya selembar kasur busa bekas, dibawa kemana mana seputar tanah kosong apa kolong  milik DKI atau Negara, tanah air  kita. Jangan sampai mereka ditipu lagi.  Karena sebagai petani sebelum mengembara di DKI, juga jadi sasaran operasinya KARTEL segala bahan pangan, milik mereka yang dari dulu diluar sistim, seperti  pabrik beras di Bekasi, nebeng beras dari petani pengguna subsidi, disulap jadi petani Cianjur petani Dlanggu Klaten, yang memang dari dulu menanam padi bulu tanpa  subsidi sarana pertanian, kok bisa
bisanya ngotot beli dari sana, sampai1450 Ton, kwitansi ada........sst itu mah gampang,  bayar orang bersaksi  (jangan saja pakai logat "bah"- kerabat dari sana pengacara kondang semua - tapi saksi karuhun, sedulur dewe - parkara pasti menang, jangan lari kayak habib) media salah lagi, pabrik beras hanya di lahan sawah, di Desa Desa,bukan di Bekasi tengkulak dengan  “operasi pasar”, jual beras murah di kecamatan lagi penen Raya, tentu saja harga gabah turun, waktunya buka gudang, ada enam tujuh yang lain seukuran  ini di Indonesia, operator lama,  Jangan lupa dari pak  Bus sampai bu Dr Leni Sugihat kenal semua,  hooping mereka ini  !! 

Pemerintah sudah mau sadar akan hal ini. Menteri yang masih  nggapleki segera pergi. Dengan saku kiri  penuh untuk diri sendiri, sedang yang kanan konon untuk donasi kayak  pimpinan idola-nya. Lha baju rakyat tani sudah tidak bersaku lagi, kalok mau tahu. Masak upayamu wahai teman A Hok, teman Rakyat Indonesia tidak bisa   mengkerdilkan mereka ?NKRI, Panca Sila, Kebersamaan - menyatu bersama anda anda !!! *)

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More