Sayang Sama Cucu

Sayang Sama Cucu
Saya sama Cucu-cucu: Ian dan Kaila

Minggu, 06 Januari 2019

Seri  5: KONTINEN KEDELAPAN

- oleh pembaca blog ini bila berkenan untuk
cukup berimaginasi bisa menyambung sendiri dengan cerita fiksi blog ini sebelumnya.

VENICE DITENGAH GURUN SAHARA.

Pada zaman pertengahan, sejak abad ke 5 M, ditengah pusaran Kekuasaan yang baru timbul dari jazeerah Arab dengan Islam yang baru bangkit, dan Venice merupakan bagian dari kelanjutan kebudyaan Romawi, sejarah menyebutnya Romawi ke II.  

.  Hingga ditemukan route pelayaran ke Amerika, oleh Columbus, Venice masih merupakan kekuatan maritime, oleh persaingan dengan kekuatan maritime yang lebih besar seperti  Ingris, Turki, dan Amerika sendiri, Venice sebagai kekuatan maritime memang terbatas, sejak itu semakin surut.

Begitu pula timbulnya komunitas ilmuwan dan investor idealis, yang menghindar dari dunia yang bergolak oleh perdagangan a’la neokolonialis, artinya mendahului upaya dagangnya dengan “paksaan” halus atau kasar, mana yang lebih mudah saja.  untuk mendapatkan bahan mentah atau pasar barang jadi, produksi pabrik pabriknya, atau lahan pertanian yang sudah dutaklukkannya, gunung bahan tambang yang sudah dibongkarnya. Pamanasan global teajh terjadi karena efek rumah kaca dan bahan kima yang lain sejenis CFC
 (Cloro Flouro Carbon), dari sampah plactik segolongan dengan Pada akhir adad ke 21,yang melobangi ozon, pembakaran pastic yang dinimbulkan racun terhadap
 kehidupan "dioxim" yang makin meluas giatmosfer kita. dan dunia makin dilasnsa kekringan jqng semakin nencekam.
Dipinggir timur gurun Sahara. tepatnya di Sudan  wilayah Darfur (lihat di Google), konon  dibawah tanah gurun kurang kebih 100 meter ada lapisan bekas danau raksasa  ratusan ribu tahun yang lalu, dan masih mengandung lapisan poreus/ berpori pori  aquifer yang cukup mengandung air. Masih bisa melayani pompa dengan debiet sampai 30 liter/detik dengan retensi cepat, bertahun tahun  
Ada satu komunitas kecil investor edan, ilmuwan yang gila, membangun satu oasis moderen, dilembah gurum Sahara Darfur, Sudan. Dilokasi itu para geologist berhasil menemukan sumber air yang cukup buat pertanian hydrophonics. Artinya pertanian dengan cairan nutrisi tanaman budidaya yang didistibusikan secara lengkap, tanpa membutuhkan tanah,  dalam ruangan terlindung, dengan bahan atap kemah raksasa yang  secara electro statis cukup kuat menolak debu dan pasir dari permukaan tenda raksasa ini. Sehingga bila kejatuhan debu dan pasir sebagai biasa dalambadai gurun, debu dan pasir ikut terbang, berkat di-induksi oleh lirtrik tenaga surya.
Satu trobosan yang genius, sehingga
 tenda  bisa bersih dan tetap tembus cahaya, UV resisten,  bisa memantulkan  sinar UV 80% yang sisanya  sudah tidak  mengganggu tanaman dan orang. Semua bersama semua kotoran dapat ditangkal oleh sifat bahan tenda ini.
Jadi  tidak terjadi timbunan debu debu dan pasir, yang dibawa oleh badai gurun,  karena tidak bisa nempel,  mengambang sampai satu cm. diatas tenda kemah untuk  bersih tertiup angin gurun . Kenapa didirikan tenda hidrophonik disana, bukan lahan terbuka, karena gangguan badai debu pasir dalan waktu itu terlalu sering, sehingga merusak saluran air dan dedaunan tanaman budidaya, evapotranspirasi jaringan tanaman menjadi cukup besar, sehingga hanya tanaman budidaya gurun bisa dusahakan dilahan terbuka. Pepohonan seperti kurma dan zaitun memang diusahakan dengan lahan tebuka, dengan menggunakan drip irrigation plus/pengairan netes plus hara yang diperlukan,  didistribusikan dibawah tanah kangsung ke ujung perakaran. Sehingga hemat air dan tidak memancing garam gurun keluar ke permukaan tanah, seperti abad abad yang lalu, sangat mudah merusak lahan pertanian di pengairan gurun., enjadi tanah kelebihan garam yang mematikan tumbuhan tanaman budidaya, tanah  Solancak. Sedang tenda yang memenuhi syarat sangat menurunkan evapotranspirasi budidaya sayuran dan buah buahan exotic, dan mempertahankan kelembaban relatip di-microklimate/ iklim micro dibawah tenda tetap tinggi. Penguapan air dalam tenda,  dengan sirkulasi udara dalam ruang tertutup bisa menurunkan suhu  ruangan,  jadi mendirikan tenda dari bahan yang sangat kuat, menahan UV, tembus sinar marahari, adalah upaya melunakkan cuaca gurun.  Kecuali itu segala pompa dan alat alat untuk menyaluran nutrisi tanaman cair ini memakai bahan baru dari silica plastic, Sehingga tahan  panas, geseran dan asam, begitu pula mesin mesin kompresor pendingin dan pembekuan  cepat untuk packaging dalam transportasi jarak jauh sehingga efek terhadap produk  sangat awet segar. Mereka mengikuti teori kapitalisme gaya baru, dengan  ROI (Return On Investmen) yang rendah hingga hanya 5%, Tidak aneh  hidrophonik di oasis  ini sudah mendapat lisensi dari Pemerintah Sudan untuk dikembangkan dengan syarat secara ekonomi mngutungkan Negara miskin ini tentunya. Sangat sesuai dengan azas Islami. Hampir mirip pulau Hngkong terhadap China daratan, daerah oasis ini punya otonomi sendiri diluar kekuasaan Rebublik Sudan.
Tidak dinyana, ditak disangka, project hydrophonic ini menjadi besar denga cepat, sehingga saham yang dijual di pasar dunia, laku keras, karena memberikan deviden lebih besar dari ketungan perusahaan perusahaan sejenis yang lain,  Pertanian hydrophonic ini mempunyai outlet hasil pertanian dan peternakan diseluruh dunia. Malah di pertengahan abad ke 22 telah banyak membeli hak guna usaha lahan luas ditengan gurun Gobi, di Gurun  Rajahstan   Anehnya disetiap lokasi itu Perusahaan “The Desert Green Spider”- DGS, dengan logo laba laba hijau.  ini selalu bisa menemukan sumber air secukupnya  dan mendaur ulang air yang dipakai dalam kemah hydrophonic yang bahannya semacam Kevlar, saking kuatnya Kevlar juga dipakai sebagai bahan rompi anti peluru oleh The US Armed Froces. Bahan baru ini transparent meneruskan sinar matahari 95 % , memantulkan sebagian besar sinar UV dan masih dibawah perjanjian patent Dunia, dimiliki oleh satu perusahaan di India, pembuat satu complex Pabrik raksasa yang memporduksi bahan baru NOVYVLAR ini dipinggang pegunungan Himalaya.  
Mulai dari abad ke 22 wilayah gurun yang dikelola The Desert Green Spider (DGS), semakin luas saja meliputi semua gurun kering yang kaya dengan sinar matahari diseluruh tiga continent Bhumi, kecuali di Amerika Serikat. Karena Amerika Serikat mengenakan pajak yang tinggi terhadap penjualan produk produk sayuran dan buah buahan segar disana, disebabkan kekuatiran menyaingi produk perusahaan peertanian local, yang masih dikuasai kapitalis kuno dengan harga uang dan ROI yang tinggi.
 Memang bumi mengalami perubahan iklim dari effect rumah kaca yang berabad abad terabaikan, semula pemanasan global akibat dari efek rumah kaca, seabad kemudian menjadi kekeringan yang chronis dan meluas, sangat mengancam persediaan pangan dunia, iklim semakin kering dan perubahan cuaca sering menjaadi tidak bersahabat terhadap budidaya tanaman. Jadi komunitas ilmuwan dan business dari Sahara ini telah menjadi perusahaan dunia, semacam Exxon atau Shell, tapi produk yang diusahakan lain sekali. Oleh karena operasi pemasaran secara moderen dan jumlah produk yang cukup dan beraneka ragam, berkat teknik pengemasan, pengawetan dengan pembekuan cepat dan transportasi dari The Desert Green Spider ini.  Harga makanan carbohydrate jenis cerealia makin sama malah lebih mahal per satuan berat dibanding dengan sajuran dan buah buahan exotis dari tropic dan sub tropic produksinya, di setiap pasar local, dengan bungkus yang ramah lingkungan namun sesuai dengan gunanya, malah bisa direbus/digoreng dan dimakan dengan perlakuan secukupnya. Juga ada yang dikemas dengan  aluminium foil anti bocor, bisa dengan mudah di daur ulang. Di Negara miskin sayur dan makanan dari the Green Spider ini malah bisa ditukar dengan  sampah plastic dan sampah kaca yang sudah di pilah dan dicabik cabik hancur dengan mesin sredder sederhana. Keadaan terbalik ini terjadi karena semua produsen sayur dan buah rata rata  masih menggunakan human labour sebagai operator, jadi memang diseluruh dunia lebih mahal serealia atau karbohidrat, dan minyak kelapa sawit.   Pola makan manusia berubah, mengurangi karbohydrate dari serealia dan lemak, diganti dengan sayur buah buahan, yang dihasilkan tanpa pestisida, dan segala perangsang. Maka dari itu produk sayur dan buah dari the DGS masih punya ruang diatas harga pokok cukup banyak diatas beaya produksinya,karena harga pengembalian bahan novyvlar sangat flexible.
Protein dari bacteri, ganggang Chlorella, dan ikan laut, sangat mengurangi daging, adapun lemak tetap sama dengan abad yang lalu, hasil nabati. Sayangnya tycoon an magnate produsen makanan segar maupun awetan dan siap saji sudah bukan dipegang oleh Embahnya kapitalis dunia, Amerika Serikat, untuk delicatesses tetap dari Europa. Sudah berganti tangan,  diambil alih jadi milik perusahaan Dunia yang sahamnya anonim. Lain sekali dengan saham Enron  atau yang di Pasar saham Neoliberalis Wall Sreet yang melegenda selama zaman perang dingin, dan perang panas terbatas atau perang asimetris hasil politik neokolonial Amerika dan Inggris, abad 20 – 21 M. Sementara saat itu kada CO2 di atmosfer bertambah pekat, lapisan ozon yang berlubang makin meluas.
Hanya karena propaganda, maka saham Dasert Green Spider tidak laku di bursa saham Wall Street, karena pasti segera bangkrut, Tapi sangat populer di Cuba, Brasilia,  di Sudan sendiri, dan banyak Negara   dan utara sahara, dan pinggiran selatannya, Sahel Countries  sangat mengapresiasi penanaman modal The Desert Green Spider, sebab produknya juga bisa dibeli dengan barter antar Negara.  keuntungn Desert Spider di Dafur kecil, karena dalam terhitungan business seluruhya keuntungan perusahaan dibagi 60 persen perusahaan dan 40 % Republik Sudan, digunakan untuk mendorong pertumbuhan pendidikan dan ekonomi Republik Sudan  dan Induk Perusahaan. Sebagai bonus DGS juga menanam penghijuan pinggiran sahara secara luas, bekerja sama dengan petani setempat menggunakan teknik pengairan individual  dengan tangki per individual pohon, setiap minggu diisi,  dan jaringan pipa sampai sebesar jarum suntik diujung akar seputar perakaran merata dizona diperakaran rambut.  Semua alat distribusi air ini dibuat dari sampah plastic sedunia diberikan kepada tumbuhan liar decara permanen di pinggir Sahara, untuk membendung meluasnya gurun pasir Sahara kebarat dan keselatan. Bedanya dengan Freeport yang pada abad 21 menguasai gunung di Papua,  peroduk yang dihasilkan DGS bisa langsung dikonsumsi rakyat Sudan, sedang tambang emas yang dikangkangi Freeport masik diolah di AS, jadi emas dan chips untuk komputer dasar dari robotic.
Kecuali itu pekerjaan manual bersama robot diserahkan pada rakyat petani Sudan, 2 hectare lahan 1 tenaga manual. Cukup banyak tenaga untuk 4000 Ha lahan hudrophonik, menjadi 10 000 Ha, mestinya mebutuhkan modal milyaran US dollar. Yang sangat ngebet menerima investasi menggandeng DGS ini adalah Jazeerah Arabia – karena sudah hampir  awal abad ke 22 M, sesudah 100 tahun tambang minyak mentah di gurun pasirnya sudah kering. 
Negara yang masih punya kesempatan membangun pertanian alami sudah tidak ada, meskipun Negara seluas Brasilia. Atau wilayah pampas di Argentinia selatan yang iiklimnya membaik, terutama curah hujan dan panjang masa vegetasinya. Sedangkan sudah seabad sebelumnya mereka, sang Negara kaya minyak mentah telah ditawari Pemerintah Indonesia dua abad yang lalu, berinvestasi membuka sawah di Papua hanya dijawab dengan senym tipis, oleh pangeran putra raja Salman. Sedang Amerika Australia, China sudah dilanda kekeringan lama, akibat pemanasan global.  Tetap saja, bahan tenda raksasa sebangsa Kevlar masih sangat mahal, karena proses pembuatannya perlu sangat banyak energy untuk menghasilkan lembaran bahan yang khusus, semacam asbes yang tidak carsinogenik dan seratnya ratusan kali lebih kuat dan tahan dibawah sinar UV, harus menggunakan  teknologi tinggi dan energi tinggi.  Meskipun beaya pembuatan bahan serupa kevlar ini sangat mahal, tapi India, dengan sangat cemburu bisa mendapatkannya dan dijual secara monopoli ke DGS dengan barter pupuk buatan macro atau micro, yang sangat mengutungkan. 
Amerika Serikat adalah pelopor memproduksi CO2 ke udaranya dengan semena mena, Pada akhir abad ke 21 M, Global warming/PEMANASAN GLOBAL sudah menjadi Global drought / KEKERINGAN GLOBAL yang meluas di bagian besar dunia tertentu yang lapisan ozon-nya robek dan bolong berat, yang paling sedikit selama satu setengah abad, dan mengumpulnya CO2 di stratosfer dan ionosfer diatas Negara mereka. Tentu saja gejala ini lalu beredar mendunia,  tapi gradasi perubahan kearah kekeringan juga tergantung dari kondisi dipermukaan buminya, kayak dimasa masa masa lalu, sebagai contoh kekeringan di Gurun  Hejaz ratusan abad  tidak menular ke Lebanon  Siria, meskipun dekat, dan kekeringan ini sangat pesisten meluas, mulai dari th 2000, sudah ditandai. (TV, National Geography,  History) di Texas, Ohio dan California. Untung disesama Serikat Negara Negara, bagianya, penduduk Negara bagian yang menderita kekeringan permanen itu bisa pindah ke Negara bagian lain, no problem.
Zaman berikutnya Canada dan Greenland sangat membatasi migrasi penduduk dari Amerika serikat, nyaris membuat tembok perbatasan seperti Israel, seperti presiden Donald Trump th 2018 sekarang dengan Mexico..
Tapi batas dan existensi Negera Negara ini masih tetap ada sampai saat permulaamn abad 22 M.
Memang abad ke 21 adalah abad perubahan yang dahsyat dari iklim bumi dan manusianya, terutama problem politik dunia, yang makin gamblang, meskipun perang dagang tidak sampai membakari panen kopi seperti di Brasilia pada awal abad ke 20, karena over produksi kopi dan harga anjlog,  Akibatnya kekuasaan terhadap resource alami yang dipertaruhkan.
 Semua Negara yang berbatasan dengan laut harus menyerahkan sebagian besar dataran pantainya kepada naiknya permukaan kaut, New York jadi Genoa, Genoa jadi museum bawah laut, Hongkong menjadi pulau kecil, Sedang Indoneisa harus kehilangan dataran rendahnya di pulau pulau besar seperti Sumatra, Jawa,Kalimantan dan Papua, jadi rawa sampai jadi  dasar laut 20 %.   Untungnya semua Negara maju emisi CO2 nya drastic berkurang. Dengan sangat tergesa gesa mengurangi emisi CO2, dengan diketemukannya accumulator listrik yang jauh lebih ringan dan ringkas  berkapasitas besar, untuk menyimpan listrik, elemen yang dipakai adalah bahan sintetis semacam spon yang bisa menyimpan electron lebih banyak, dan melepaskannya berangsur, nyaris ratusan kali accumulator Pb dan asam belerang, yang ada sekarang. 
Jadi sangat membantu digunakannya mobil ringan bermesin listrik, lagipula ada sumber listrik yang mampu memisah air jadi O2  dan H2 dengan relatip  murah dan efisien untuk mesin mesin besar, dengan emisinya hanya air. Sedangkan Negara Negara sudah nyaris tidak saling mengancam lagi, karena percuma, hampir semua resources alami sudah ditangan Corporasi kapitalis Ukuran Dunia,  digunakan untuk existensi manusia dengan semestinya, artinya terhormat, diatas robot yang sudah semakin sempurna. Satu satunya pemilik humanoid robot didunia, adalah Liga Bangsa Bangsa.
Sangat disayangkan, tempat hunian orang orang kaya dari Negara terkaya di dunia California, jadi gurun dengan badai debu yang membara. Karena penduduk Amerika Serikat banyak, dan negaranya tetap kaya, maka pasar makanan segar berkualitas tinggi, sangat berpotensi disana.
Th 2018, upaya mengurangi penyebab  kekeringan di California, Ohio AS dan di Texas, mengalami jalan buntu, karean skala pencegahannya harus seluruh dunia bersama sama, sedangkan siapun ragu, kapan iklim yang melanda sebagian dunia, kekeringan yang sangat exstrem bisa kembali seperti  th ``1950, bisa mendukung vegetasi pertanian.
https://news.osu.edu/news/2014/05/20/%E2%80%8Bclimate-change-brin   
 https://www.climaterealityproject.org/blog/what-does-climate-change-mean-texasgs-mostly-bad-news-for-ohio/

Pada  tiga perempat pertama abad 21, Desert Green Spider mendekati Negara bagian California, mengajukan penawaran untuk HGU di Negara bagian itu seluas empat ribu Ha, dia memilih lokasi yang kurang intensitas dan seringnya badai debu melanda wilayah itu, dan tidak terlalu jauh dari samudra Pacific*
Mengapa justru dekat dekat dengan samudra Pacific, silakan berimaginasi. Kecakapan membuat trowongan dilapisan bumi yang mengandung kristal aluminiummagnesiun  silikat semakin maju, dengan dietemukannya energy micro anihilasi, artinya energi didapat dari mempertemukan electron  (-) dengan positron (+) dan keduanya lenyap jadi energy yang sebanding dengan enegi defect massa, hukum masa dan energi dari Einstein, dengan catatan masa electron amat sangat kecil. Bagaimana positron dibuat, itu hasil super sichro fasotron - hyper percepatan proton yang masih bermuatan (+) di Kraton ( istilah geologi unutk lapisan extra tebal dari granit jauh dibawah lempeng kontinen, lapisan ini sangat stabil. 
Trowongan yang serupa saluran pipa air berdiameter 2,5 m. dapat dibuat dengan cepat dilapisan kerak bumi, dengan teknik energi anihilasi ini, yang dipandu oleh robot cerdas, mencapai panjang ratusan kilometer boleh dikata teknologi alien. Begitu pula proses  desalinasi dengan lembaran membrane yang semi permeable sudah sangat maju.
Sebab bila cuma membuat Kevlar,  dari dulu pada abad ke 20 Amerika sudah biasa, hanya ongkos pembuatannya yang terlalu tinggi, tentu saja bahan yang serupa juga senilai itu, karena teknologi pembuatannya memerlukan banyak sekali energy, terutama produksi serat silicamagnesium carbon, dan energy pada keadaan dunia abad 22 sudah mahal, meskipun diukur dengan tolok ukur harga energi listrik dari reaktor Uranium sekalipun. Karena termasuk harga kesulitan kesulitan mejaga keamannya dan mencegah tercecernya radio-aktivitas dialam lingkungan hidup.
Jadi membuat tenda raksasa hanya untuk hydrophonik, apalagi sampai 4000 Ha, dengan bahan sebangsa kevlar, dengan ROI  20 % tidak mungkin, bahkan bahkan 10 % pun tidak. Usaha dengan ROI - 10 % saja belum pernah kejadian di Amerika Serikat, tidak akan pernah terjadi, kecuali kapitalis gila, atau upaya Pemerintah Federal, membuat jalan interstate tol high way, belakangan karena demi kepentingan kaum pabrikan juga.  Wong Kapitalis paling berpengalaman sampai kayak kura kura kok, kan lobbynya di Congress sangat kuat ? Tapi selama cerita fiksi ini ditulis, rakyat Amerika semakin pintar. mayoritas anggata Congrass tidak setuju terhadap pengeluaran beaya tembok besar Mexico yang colosal.
Tapi tetap untuk investasi yang besar berjangka sangat panjang yang kurang bermaanfaat untuk kehidupsn rakyatnya seperti jalan jembatan dan bendung dan bendungan untuk membuat komplex industri baru, tetap dibebankan pada Negara.
The Desert Green Spider tidak kuatir apa apa, wong bahan tenda raksasa ini dipatentkan oleh  India, ongkos membuatan tenda sampai ditempat berdiri, hampir 700 US Dollar per m2. Harga produk tenda ini tinggi karena kuat setara dengan Kevlar, bisa diberi muatan electrostatic menolak debu bahkan butir butir pasir kering, UV resisitant, rupanya India  sendiri tidak membuat serat micro silica carbon yang tembus cahaya matahari dan filler bahan lain yang elastic dan tembus cahaya mirip plastic atau nylon, tapi tidak  terbakar.
Apa dengan bunga 5 % setahun bisa balik modal plus keuntungan minimal 20 % setahun ? Kapitalis Amerika, lebih lebih yang neo liberalis-nya  memilih menanam uang untuk menaklukkan daerah sub tropis baru, Canada dan Greenland, jauh lebih luas dan pasti kebih murah.
Akhirnya the Fed setuju, tanpa banyak cing cong, menurut Uundang Undang yang berlaku di Texas, Ohio dan California dan UU Federal untuk usaha Pertanian. Dengan syarat Desert Spider harus menyetor uang 500 juta dollar mulai perjanjian ditanda tangani, setelah dia menemukan sumber air yang cukup buat usahanya. Silahkan.
Akirnya dengan perundingan yang alot dan ngroweng-nya Negara bagian California Ohio dan Texas, Desert Spider hanya menyetor 50 juta dollar saja, jauh lebih mahal dari izin explorasi menambang minyak mentah bagi usaha asing di Texas. waktu minyaknya belum kering betul, tapi ini kan air untuk tanaman hydrophonik, pokoknya retensinya baik meskipun relatip kecil.  koboy California tersenym lebar lebar, mereka kan tahu persis, sumber air dengan debiet diatas 20 liter per detik tida ada diseluruh California, apalagi dalam jangka waktu yang lama, ROI nya saja  lk 10% ,jadi dalam 10 tahun baru balik modal dan cicilan bunga !
Tapi apa lacur, dengan dukun dari India, yang khusus didatangkan ke California untuk menentukan titik pengeboran sumur air tawar, di tanah yang masih bebas atau famersnya sudah minggat lama sudah habis harapannya balik ke lahan peternakan dan pertanian mereka, kok dapat rejeki nomplok mendapat hasil penjualan lahannya yang tidak sedikit. Dengan upacara yang menyolok dan menyertakan kaum Indian tua tua yang masih tersisa,  Sadhu  gimbal dari India ini diajak keliling Texas Kaliforna Ketemu disatu cekungan landai lembah yang tidak terlau dalam, dekat San Diego di Califonia dan dekat Huston di Texas, yang nampaknya kurang angin gurun bisa mengamuk disitu, cocok dengan data meteorogi setempat, tapi tanahnya padas, no problem wong hydrophonic tidak memerlukan tanah secara pertanian tradisional   Pengeboran sumber air dimulai dan alhamdulillah, crew sumur pengebor bertemu dengan sumber air dibawah 700 meter cukup besar untuk usaha pertanian hidroponik The Desert Spider dengan retensi yang cukup untuk debiet 20 liter per detik. Di abad itu jangka lima bulan sudah berdiri lahan dibawah tenda seluas 2000 Ha, lengkap dengan segala alat untuk operasional hydroponic, dengan tanaman sayur dan buah buahan, lenkap dengar robot pekerja dan waga local 2 ha utuk seorang karyawan local, sedang robot menurut kebutuhan. Dalam waktu tujuh bulan sudah  lounching pemasaran strawberry, oranges dan sayuran untuk pasar di Huston dan Dallas, sayuran segar dari Desert Spider, lengkap dengan sertificate dari USDA. Lima bulan berikutnya jadi setahun sesudah pengeboran sumber air ditemukan, telah berdiri  lahan hidrophonik dibawah tenda tenda seperti circus raksasa, 4000 ha. Rupanya sumur air yang ketiga diwilayah itu lebih besar dan  tidak mudah kering, karena rongga rongga di perut bumi yang terisi minyak mentah sebelumnya banyak yang sudah penuh dengan air, sarta satu sama lain bunker alami bekas cadangan minyak bumi, kiranya ada yang terhubungkan, karena pengebor minyak mentah saling mencuri.  Karena mengeboran minyak bumi sudah begitu canggih dapat mencapai tahap membuat pipa bor meliuk kesamping sangat jauh, bila diukur secara horisontal, no problem.
Dalam waktu dua tahun lahan hydropuonik di The Spider sudah memasarkan produces nya keseluruh Amerika Serikat. Mebuat kota kota di California dan Texas yang sudah sepi jadi sumringah, karena industri lain terdukung dengan pangan local yang lebih murah.
Kekeringan oleh efek rumah kaca sudah terjadi selama satu abad sudah merubah geografi dunia sangat banyak, garis pantai sudah mundur Jauh ke padalaman seluruh dunia. Hujan pada waktu musim hujan tambah intensif dan panas pada waktu musim pemarau tambah panas.  Canada dan Siberia jadi wilayah penyangga pangan Dunia iklim sub tropis dengan gandumnya. Untungnya sampai disitu global warming efek rumah kaca sudah dapat sangat dikurangi, shingga statusquo keseimbangan IKLIM DUNIA  bisa dicapai.

Akhirnya, Negara bagian Texas Ohio dan Califrofrnia menjadi  berserikat dengan the Desert Green  Spider, melepaskan diri dari  hak dan  kuwajiban Negara Bagian AS, bersama dengan banyak Negara Sahel ( Negara diselatan gurun Sahara). 

 Negara Negara di dunia begabung dengan Perusahaan raksasa yang mengolah memproduksi Energy dan Pangan , MENJADI SATU ORGANISASI KAPITALIS DUNIA YANG MEMILIKI ROBOT HUMANOID, yang tujuan utamanya adalah melestarikan alam dan kesejahteraan manusia. Tidak akan pernah dijadikan tentara menindas sesama manusia, dengan daya pikirnya atau dengan kekuatan senjata senjata.  Satu satunya Hukum yang baru adalah hukum  Robotic yang dicetusken oleh Pengarang Amerika Serikat pada abad ke 20 Isaac Azimov Yang bunyinya : Tiga Hukum Robotika*)



Quote:
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/8/8e/I_Robot_-_Runaround.jpg
Sampul buku I, Robot, adalah ilustrasi cerita "Runaround", yaitu yang pertama memuat keseluruhan dari Tiga Hukum Robot.
Tiga Hukum Robotika (bahasa InggrisThree Laws of Robotics) dalam genre cerita fiksi ilmiah adalah tiga buah peraturan yang ditulis oleh Isaac Asimov, yang harus dipatuhi oleh hampir semua robot-robot positroniknya, yang terdapat dalam karya-karya cerita fiksinya. Meskipun dalam berbagai cerita sebelumnya pernah disebutkan secara selintas, Tiga Hukum Robot pertama kali diperkenalkan secara lengkap pada tahun 1942 dalam cerita pendek "Runaround", yang menyatakan sebagai berikut:
1. Robot tidak boleh melukai manusia, atau dengan berdiam diri, membiarkan manusia menjadi celaka.
2. Robot harus mematuhi perintah yang diberikan oleh manusia kecuali bila perintah tersebut bertentangan dengan Hukum Pertama.
3. Robot harus melindungi keberadaan dirinya sendiri selama perlindungan tersebut tidak bertentangan dengan Hukum Pertama atau Hukum Kedua.
Menurut Kamus Bahasa Inggris Oxford, bagian pertama cerita pendek Asimov "Liar!"(1941) yang menyebut Hukum Pertama tercatat sebagai yang pertama kali menggunakan kata bahasa Inggris robotics (robotika).[1] Asimov mula-mula tidak menyadari hal ini; ia mengasumsikan bahwa kata tersebut sudah digunakan karena merupakan analogi terhadap kata-kata mechanics (mekanika), hydraulics (hidrolika), dan istilah sejenis lainnya yang menunjukkan cabang-cabang ilmu terapan.[2]
Tiga Hukum Robot adalah prinsip yang mengatur dan menyatukan tema bagi karya-karya fiksi Asimov, yang muncul dalam seri Robot dan cerita-cerita lain yang berhubungan dengannya, serta pada seri Lucky Starr yang merupakan sastra fiksi remaja yang berorientasi sains. Para pengarang lain yang mengarang dengan kerangka semesta fiksi Asimov juga telah mengadopsi hukum-hukum tersebut, dan referensi (kadang-kadang berupa parodi) muncul pula dalam karya-karya fiksi ilmiah ataupun pada genre karangan lainnya
Onquote **)

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More